3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Penampilan kelompok hadrah Azzahra dalam Gedongtengen Fest and Expo 2019, di depan Puskesmas Gedongtengen, Sabtu (19/10) malam./Dyah Febriyani
Harianjogja.com, JOGJA--Antusiasme warga Kecamatan Gedongtengen dalam menyemarakkan HUT ke-263 Kota Jogja meningkat dari tahun lalu. Terbukti, dalam acara bertajuk Gedongtengen Fest and Expo 2019 yang digelar di depan Puskesmas Gedongtengen, Sabtu (19/10/2019), pendaftar untuk pengisi acara membanjir.
Ketua Panitia Gedongtengen Fest and Expo 2019, Miskijo, mengatakan warga Gedongtengen dengan sukarela mengajukan diri sebagai penampil dalam acara kali ini. Tercatat ada 27 tarian lokal yang di antaranya tari klasik, tari lilin, tari gebyar, tari perang-perangan, tari gajah melin serta sembilan penampil berupa seni musik, seni teater, dan juga Dagelan Mataram turut memeriahkan pergelaran tahunan itu. “Pendaftar untuk penampil membanjir. Kami sampai kewalahan mengatur jadwal tampil," ujar dia saat ditemui di lokasi acaram Sabtu.
Dia menjelaskan ada dua kelurahan yang diunggulkan dalam Gedongtengen Fest and Expo 2019, di antaranya adalah Kelurahan Pringokusuman dan Kelurahan Sosromenduran. Keduanya, memang berkomitmen mengembangkan pariwisata di Gedongtengen, baik dalam hal seni budaya maupun industri kreatif. “Kelurahan Pringgokusuman mengembangkan seni budaya, sedangkan Kelurahan Sosromenduran mengembang sektor industri kreatif.
Dalam Gedongtengen Fest and Expo 2019, panitia menghadirkan setidaknya 54 stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang telah berjualan sejak Sabtu pagi. Inilah yang menurut Miskijo, salah satu bentuk animo dan antusiasme masyarakat yang sangat besar terhadap acara itu.
Camat Gedongtengen, Taokhid mengatakan acara Gedongtengen Fest and Expo 2019 bisa jadi salah satu upaya peningkatan perekonomian warga. Selain itu, letak geografis Kecamatan Gedongtengen yang berada di tepi Malioboro, menjadikan kecamatan yang meraih Juara I Lomba Lorong sayur Kota Jogja 2019 ini, berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata yang berbasis seni budaya berekonomi.
Di Kecamatan Gedongtengen, kata dia, ada sekitar 50 kelompok seni yang meliputi seni tari, suara, teater, termasuk barongsai, seni lukis. Sedangkan untuk industri kreatif, terdapat agen wisata, kerajinan kulit, serta abon lele cendol. "Pariwisata yang baik didukung oleh lingkungan yang baik serta sosial masyarakat yang baik pula," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Harga BBM Pertamina hari ini 31 Agustus 2026 masih mengacu tarif Agustus. Simak daftar harga Pertamax, Pertalite, Dexlite hingga Pertamina Dex menjelang penyesu
Inter Milan puncaki klasemen Serie A usai menang 1-0 atas Cagliari. Como kalahkan Napoli 2-1 di San Paolo. Cek hasil lengkap pekan kedua Liga Italia.
Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu tayang 24 September 2026. Dibintangi Marsha Timothy dan Fara Shakila, drama keluarga adaptasi Wedding Dress ini mengangkat kisah
OJK telah mencabut izin usaha 12 BPR dan BPRS sepanjang Januari-Agustus 2026. Berikut daftar lengkap bank yang ditutup serta penjelasan mengenai jaminan dana na
9 pekerjaan yang banyak dicari di luar negeri pada 2026, mulai dari caregiver, teknisi, konstruksi, software developer hingga energi terbarukan. Tak semuanya bu