DIY Puncaki Indeks Demokrasi 2025, Skor Tembus 89,79
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Pengelola kampung wisata mengikuti kelas Bahasa Inggris dalam Pendampingan Kampung Wisata Kota Jogja, di Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Jogja, Selasa (22/10/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Guna meningkatkan kapasitas pengelola kampung wisata, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar Pendampingan Kampung Wisata Kota Jogja yang berlangsung di Kampung Wisata Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Jogja selama enam hari, yakni mulail Senin-Sabtu (21-26/10/2019).
Selain Rejowinangun, kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa kampung wisata di sekitarnya, yakni Prenggan, Purbayan, Pandeyan dan Warungboto. Sejumlah materi yang diberikan di antaranya pelayanan homestay, produksi kuliner, bahasa inggris, kepemanduan dan lainnya.
Kasi Kelembagaan Dispar DIY, Sri Purwanti, menjelaskan selain di Kota Jogja, empat kabupaten lain juga mendapat pendampingan di desa wisata. "Kegiatan ini sudah yang keempat kalinya, bulan depan kami gelar di Bantul," ujarnya, Selasa (22/10/2019).
Dia mengatakan pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan kampung dan desa wisata di DIY. Ia melihat beberapa kampung dan desa wisata masih kurang maksimal dalam pengelolaan dan pemasaran, sehingga perlu pendampingan.
Pendampingan dilaksanakan selama enam hari dan diikuti sebanyak 80 peserta yang dibagi ke dalam tiga kelas, yakni untuk pengelolaan, untuk homestay dan untuk kelompok pemasaran serta manajemen event. "Tetapi ada juga materi umum, semua kelas dapat, seperti misalnya Bahasa Inggris," katanya.
Terkait dengan materi, selain memberi materi dasar, dinasnya juga menyesuaikan dengan kebutuhan setiap kampung dan desa wisata. “Contohnya Kampung Wisata Nglangeran, di sana pengelola membutuhkan materi soal geopark, maka kami siapkan materi tentang geopark,” ucap dia.
Ketua Kampung Wisata Rejowinangun, Supriyana, mengatakan pendampingan sangat penting bagi pengelola kampung wisata karena banyak ilmu yang bisa didapat. "Pemasaran lewat teknologi informasi, Bahasa Inggris, kami serap untuk pengembangan kampung wisata," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.