Sleman 110 Tahun: Merawat Tradisi, Memanen Prestasi
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Pemateri dan peserta pelatihan penulisan jurnal STIM YKPN, berfoto bersama beberapa waktu lalu./Ist-STIM YKPN
Harianjogja.com, JOGJA-- Profesionalisme dosen merupakan salah satu tolok ukur dalam sistem penjaminan mutu akademik. Salah satu bentuk profesionalisme adalah lahirnya karya akademik dari kalangan dosen, yang ditulis di jurnal berkelas internasional.
Guna meningkatkan profesionalisme dosen, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIM YKPN) Jogja, menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan penulisan paper di jurnal terindeks Scopus. Pelatihan ini menghadirkan Jumintono, sebagai narasumber dari Rumah Scopus. Pelatihan digelar Jumat (25/10/2019) lalu, sehari penuh. Pada acara pelatihan itu Ketua STIM YKPN, Suparmono, menyatakan profesionalisme dosen tidak hanya ditunjukkan saat pembelajaran di kelas, meneliti dan melakukan kegiatan pengabdian ke masyarakat.
“Saat ini tuntutan profesionalisme tidak hanya melalui sejumlah kegiatan tersebut, tetapi juga menulis di jurnal internasional yang diakui oleh dunia akademik secara global, salah satunya adalah jurnal terindeks Scopus,” kata suparmono, melalui rilis Senin (28/10/2019).
Jumintono dalam pemaparan materi menyampaikan pentingnya artikel-artikel dosen yang diterbitkan ke jurnal-jurnal internasional terindek Scopus. Adapun dalam pelatihan kali ini Jumintono, menyampaikan metode dalam penulisan artikel yang dapat diterima di jurnal terindek Scopus.
Beberapa persyaratan yang ditekankan antara lain; menggunakan Microsoft Word, adanya Internet dengan kapasitas yang tinggi, bisa akses ke Scopus.com, Elsevier.com, memiliki program Mendeley, SciHub dan Gramarly yang terinstal ke komputer, mampu berbahasa Inggris meskipun terbatas, bisa mengkases Researcher, Scimago dan melakukan research collaborator.
“Rumah Scopus siap mendampingi dosen-dosen STIM YKPN yang akan melakukan penulisan artikel ke jurnal internasional terindeks Scopus,” kata Jumintono. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.