Jadwal Kereta Bandara YIA Kamis 20 Agustus, Cek Jam Keberangkatannya
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Ketua STIM Bambang Susilo (kiri) bersama Kepala Kepala BB PPEI Noviani Vrisvintati (kanan) seusai menandatangani MoU di kampus STIM YKPN, Senin (18/3)./ Ist-Dokumen STIM YKPN
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) YKPN Yogyakarta dan Balai Besar Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan pelatihan tentang peningkatan pengetahuan ekspor.
Acara yang digelar di Kampus STIM YKPN Jl. Palagan Tentara Pelajar Km.07 Ngaglik, Sleman, Senin (18/3) dihadiri sejumlah pejabat dari Kementerian Perdagangan, salah satunya Kepala BBPPEI, Noviani Vrisvintati.
Kesepakatan itu bertujuan agar para mahasiswa STIM YKPN dapat bersaing pada era globalisasi, di mana perdagangan luar negeri tidak bisa dibendung, sehingga para mahasiswa harus siap menghadapi mekanisme perdagangan antarnegara. “Mahasiswa harus dibekali pemahaman tentang riset fakta, pemasaran, prosedur ekspor serta sertifikasi barang untuk ekspor. Pada intinya mahasiswa harus mengerti tentang ekspor,” ujar Ketua Panitia, Nur Rochman, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin.
Menurut Nur Rochman, mahasiswa yang mengikuti acara tersebut merupakan mahasiswa dari program studi manajemen jenjang S1. Acara rutin diadakan tiap tahun, dan gelombang dua dilakukan pada Juli 2019. “Kerja sama seperti ini sudah dilakukan selama sembilan tahun terhitung mulai 2010. Acara ini berlangsung 18 Maret– 20 maret dan pada 21 Maret diadakan uji kompetensi,” kata Nur Rochman.
Ketua STIM YKPN, Bambang Susilo, menyatakan banyak mahasiswa maupun UMKM binaan yang ingin bergabung dalam pelatihan. “Kegiatan seperti ini menjadi satu hal yang sangat menarik dan perlu dikerjakan bersama antara BBPPEI dan STIM YKPN. Untuk mahasiswa saya berharap semuanya bisa mengikuti pelatihan secara serius sampai ujian sertifikasi, karena sertifikat prosedur dan pelaksana ekspor itu penting sebagai pendamping ijazah,” kata Bambang.
Menurutnya, sejumlah alumni STIM YKPN mengatakan sangat membantu dengan sertifikat prosedur dan pelaksana ekspor ketika mencari pekerjaan, terutama di perusahaan yang bergerak di bidang ekspor.
Kepala BBPPEI, Noviani Vrisvintati, menyatakan acara pelatihan yang digelar sangat penting karena mahasiswa harus mempersiapkan segala sesuatu dengan matang. Menurutnya, mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal di bidang ekspor dan impor telah menjadi tugas dari Kementerian Perdagangan. Oleh karena itu, pelatihan dan MoU yang dijalin bersama STIM YKPN sangat penting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Boy Thohir mendorong kerja sama pendidikan Indonesia-Cina melalui program beasiswa. Tahun depan, KIKT dan YWBPI berencana memperluas kampus tujuan.
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-Tiongkok menewaskan 633 orang dan membuat hampir 3.000 orang hilang. Gletser runtuh diduga menjadi pemicu bencana
Lingling Kwong dinobatkan sebagai Wanita Tercantik Dunia 2026 setelah meraih lebih dari 22 juta suara. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Gen Z mulai tertarik pada aplikasi pengirim pesan yang sengaja memperlambat komunikasi dengan konsep merpati virtual. Apa alasannya?
Jay Idzes dinyatakan pulih sepenuhnya dan bisa dimainkan Sassuolo saat menghadapi Torino pada pekan kedua Liga Italia 2026-2027.