Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah mengunci lima kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul pada Pilkada 2020 mendatang. Kelima nama tersebut sudah diserahkan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIY dan DPP untuk mendapatkan rekomendasi.
“Sekarang tinggal menunggu rekomendasi DPP,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul, Joko B Purnomo, di sela-sela Kampanye Sadar Wisata di Balai Desa Panjangan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Senin (11/11/2019).
Lima nama yang diusulkan sebagai bakal calaon bupati dan wakil bupati Bantul yang akan diusung PDIP tersebut adalah Joko Purnomo, Bambang Wisnu Handoyo yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) DIY, Agus Santoso, dan Kompol Kusilah yang masih menjadi anggota Polri di Polres Bantul, serta Abdul Halim Muslih yang saat ini menjadi Wakil Bupati dan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Joko mengatakan lima nama tersebut juga sudah memaparkan visi misi dan strategi dalam membangun Bantul yang digelar DPD PDIP DIY. Selanjutnya nama-nama tersrbut diaerahkan ke DPP. Ia berujat DPC PDIP Bantul hanya bertugas melakukan penjaringan dan sudah dilakukan.
Ia mengklaim sudah tidak memungkinkan lagi usulan nama dari DPC dan DPD sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul di luar lima nama tersebut. Namun demikian, jika DPP PDIP nantinya menghendaki nama lain, DPC tidak bisa berbuat banyak, “DPP kan punya kewenangan boleh mengeluarkan nama [selain lima nama yang diajukan DPC Bantul]. Kewenangan kami hanya mrnjaring dan sudah kami sampaikan,” ujar Joko.
Anggota DPRD DIY ini menegaskan sampai saat ini belum ada partai yang sudah menjalin komitmen dalam koalisi dengan PDIP. PDIP masih membuka diri dan masih dalam proses penjajakan dengan sejumlah partai.
Joko Purnomo juga menyampaikan apresiasi terhadap Partai Gerindra yang sedang menggelar penjaringan bakal calon dan memasukkan namanya sebagai bakal calon yang akan diundang untuk ikut dalam proses penjaringan. Namun, Joko hanya ingin maju lewat PDIP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.