Jelang Lebaran, Bakul Beringharjo Merana karena Corona
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Sejumlah wisatawan menikmati keindahan alam di objek wisata Watu Payung, Dusun Turunan, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Minggu (20/10/2019). /Harian Jogja-Muhammad Nadhir Attamimi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul mengkaji penerapan konsep wisata halal di sejumlah objek wisata yang ada di Bumi Handayani. Gayung pun bersambut. Para pelaku wisata mendukung rencana tersebut.
Pelaku wisata asal Kecamatan Panggang, Sudaryanto, mengaku sangat mendukung program pemerintah, khususnya konsep wisata halal, terlebih jika program tersebut bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. "Kami sangat mendukung berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah, salah satunya konsep wisata halal," kata Sudaryanto saat ditemui Selasa (12/11/2019).
Ia mengungkapkan sebelum menerapkan konsep wisata halal, para pelaku wisata perlu dilibatkan dalam menyosialisasikan konsep tersebut, sehingga mereka tidak kaget dengan adanya aturan yang baru saat mulai diterapkan. "Untuk wisata halal kami pelajari bagaimana konsep yang ditawarkan pemerintah, meski mendukung, tetap perlu kajian bersama," katanya.
Senada dengan Sudaryanto, Ketua Pokdarwis Watu Payung, Iwan Saputra, menyambut baik konsep wisata halal untuk Gunungkidul. Namun dia meminta pemerintah merampungkan konsep dan menyosialisasikan kepada para pelaku wisata. "Kami di objek wisata Watu Payung setuju dengan konsep itu, tetapi semua perlu sosialisasi," ujarnya.
Pelaku wisata di Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Supomo, meminta Pemkab segera menyosialisasikan konsep wisata halal, sehingga pelaku wisata bisa segera bersiap dan tidak ada yang merasa dirugikan. "Kalau tujuannya baik dan tidak merugikan pasti kami dukung," katanya.
Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Hary Sukmono, mengungkapkan jajarannya sudah lama melirik konsep wisata halal di Gunungkidul. Ia menuturkan perlu kajian dari para pakar pariwisata guna menemukan konsep terbaik yang harus diputuskan untuk menerapkannya di Gunungkidul.
Sebab, kata dia, konsep wisata halal tidak hanya terkait dengan penyediaan fasilitas ibadah dan makanan halal, tetapi banyak faktor pendukung yang perlu didiskusikan bersama guna mendapatkan konsep yang baik. "Kami belum menetapkan konsepnya seperti apa, langkahnya seperti apa, itu belum kami putuskan. Kami perlu mengkaji konsep ini secara menyeluruh," kata Hary.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Jadwal bola malam ini 18-19 Mei 2026 menghadirkan Arsenal vs Burnley, semifinal Liga Arab Saudi, hingga La Liga 2 Spanyol.
Google resmi meluncurkan Gemini Intelligence untuk Android, tetapi fitur AI canggih ini hanya tersedia di HP flagship tertentu dengan RAM minimal 12GB.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.