Ini Lokasi Rumah Laksamana Maeda, Tempat Perumusan Naskah Proklamasi
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X berbincang dengan peserta pameran kesehatan di sela-sela acara Dialog Interaktif yang digelar di Taman Ledok Gajah Wong (Legawong), Kelurahan Gambiran, Kecamatan Umbulharjo, Jumat (22/11/2019)./Rofik Syarif G.P
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menggelar Dialog Interaktif di tepi Sungai Gajah Wong, tepatnya di Taman Ledok Gajah Wong (Legawong), Kelurahan Gambiran, Kecamatan Umbulharjo, Jumat (22/11/2019).
Dalam acara itu, Dinkes DIY mempertemukan Gubernur DIY Sri Sultan HB X dengan warga bantaran Sungai Gajah Wong. Dengan begitu diharapkan bisa terjalin komunikasi yang dialektis antara Gubernur dan masyarakat.
Sultan mengatakan penataan sungai dengan konsep tiga munggah, mundur, madhep kali (M3K) dan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) terbukti mampu untuk mewujudkan kawasan yang bersih dan sehat. “Pemanfaatan lahan bantaran sungai menjadi fasilitas umum yang dapat dinikmati masyarakat luas seperti dibuat tempat wisata baru, pasti dapat mendorong potensi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ucap Gubernur, Jumat.
Gubernur pun berpesan berpesan agar masyarakat di sekitar sungai bisa turut berkontribusi menjaga kelestarian dan kebersihan sungai. Jika kawasan sungai bebas sampah, maka fasilitas umum yang telah dibangun pun bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang menunjang perekonomian masyarakat di sekitar sungai.
Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan selain dialog dengan Sultan, dalam acara itu juga digelar cek kesehatan gratis. “Kami juga membuka pameran kesehatan oleh berbagai instansi dan masyarakat, serta dimeriahkan pula dengan pembagian doorprize,” ucap dia.
Soal pemilihan Taman Legawong sebagai lokasi diskusi, kata dia, lantaran tempat tersebut menjadi contoh penataan pemukiman bantara sungai melalui pemberdayaan masyarakat dan dukungan pemerintah.
Terlebih masyarakat di sekitar Taman Legawong juga sudah mengembangkan penataan permukiman dengan sarana sanitasi dan perilaku hidup sehat dengan cara penataan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal, pembibitan ikan di sungai, taman gizi keluarga, pembuatan kompos dan melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi Sabtu siang. Kolom abu mencapai 400 meter dan nelayan serta wisatawan diminta menjauh 2 kilometer.
Video mahasiswa baru ISI Solo berjoget di Pendopo Ageng viral. Kampus meminta maaf dan menyiapkan edukasi etika serta wawasan budaya.
PSS Sleman masih membuka peluang meminjamkan pemain ke Liga 2 dan merekrut pemain muda baru sesuai gaya permainan tim.
PLTS 30 GW segera dilelang pada 2026 sebagai tahap awal target 100 GW. Investor masih menghadapi tantangan jaringan, regulasi, dan pembiayaan.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.