Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN--Keberadaan peraturan desa (Perdes) dinilai penting menyusul adanya proyek jalan tol Jogja.
Pemerintah Kabupaten Sleman, mendorong pemerintah desa di wilayah setempat agar segera menyelesaikan peraturan desa (Perdes) Tanah Kas Desa (TKD) untuk pengelompokan tanah yang ada di desa serta terkait proyek jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen yang banyak membebaskan tanah kas desa.
"Pemerintah desa harus sudah menyelesaikan Perdes TKD paling lambat Desember 2019. Jika tidak, maka kewenangan pemanfaatan tanah kas desa kemungkinan akan ditarik ke provinsi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Sumadi di Sleman, Jumat (22/11/2019).
Menurut dia, saat ini Pemkab masih berupaya menginventarisasi kelengkapan beleid tersebut.
"Bagi desa yang belum punya perdes, akan difasilitasi agar segera menyusun perdes. Kami yakin perdes bisa selesai sesuai rencana. Tinggal komitmennya saja," katanya.
Ia mengatakan, penerbitan perdes tersebut terbilang mendesak, selain karena ada beberapa tanah kas desa yang terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen, juga sebagai upaya inventarisasi aset seiring dengan perkembangan jaman.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan bidang tanah yang dilewati jalan tol harus dibebaskan. Termasuk juga untuk TKD.
"Namun, mekanisme pembebasan TKD ini harus melalui perdes," katanya.
Ia mengatakan, dibutuhkan percepatan karena pemanfaatan TKD harus seizin gubernur.
"Kami secara pararel memproses tanah kas ini dengan dasar UU No 2/2012 dan memang harus seizin gubernur. Perdes ini menjadi penting untuk pemanfaatan TKD," katanya.
Menurut dia, dari 20 desa yang dilewati proyek jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen, baru empat desa yang sudah memiliki Perdes. Yakni Desa Purwomartani (Kalasan), Sariharjo (Ngaglik), Sendangadi (Mlati) dan Tirtoadi (Mlati).
"Sisanya masih dilakukan proses pembahasan di tingkat provinsi maupun kabupaten," katanya.
Adapun desa dengan raperdes yang sudah sampai ke provinsi meliputi Desa Trihanggo (Gamping), Sinduadi (Mlati), Tambakrejo (Tempel), Sumberharjo (Tempel), Margokaton (Seyegan), dan Margodadi (Seyegan).
Sedangkan yang pembahasannya masih di kabupaten meliputi Desa Bokoharjo (Prambanan), Selomartani (Kalasan), Tamanmartani (Kalasan), Tirtomartani (Kalasan), Maguwoharjo (Depok), Condongcatur (Depok), Caturtunggal (Dapok), Tlogoadi (Mlati), Banyurejo (Tempel) dan Margomulyo (Seyegan).
Untuk percepatan perdes, nantinya akan disahkan dengan BPD. Sehingga nantinya ketika tim pembebasan lahan sudah bekerja, izin gubernur sudah turun.
Pembangunan tol Yogyakarta-Solo membutuhkan sebanyak 2.906 bidang tanah. Sedangkan untuk tol Yogyakarta-Bawen membutuhkan 865 bidang tanah.
Dari total bidang tanah yang dibutuhkan itu, sebagian merupakan tanah kas desa (TKD). Oleh karenanya dibutuhkan perdes untuk dapat membebaskan TKD yang terdampak tol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki