Bangsal Sewokoprojo Bakal Jadi Museum

Rahmat Jiwandono
Rahmat Jiwandono Kamis, 28 November 2019 20:17 WIB
Bangsal Sewokoprojo Bakal Jadi Museum

Sejumlah pekerja memperbaiki Bangsal Sewokoprojo di Wonosari, Rabu (30/10/2019)./Harian Jogja- David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bangsal Sewokoprojo yang terletak di Kecamatan Wonosari bakal dijadikan museum berisi benda-benda peninggalan sejarah di Gunungkidul. Saat ini bangunan pendopo sedang dalam tahap renovasi.

Kepala Bidang Pelestarian Warisan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul, Agus Mantara, mengatakan sebagai objek vital bangunan bersejarah di Gunungkidul, Bangsal Sewokoprojo akan direhabilitasi dengan tujuan dikembalikan ke bentuk semula. “Pada 2019 ini dimulai rehabilitasi pengembalian bangunan ke bentuk semula dengan anggaran Dana Keistimewaan (Danais) DIY mencapai Rp1,19 miliar,” kata Agus, Kamis (28/11/2019).

Ia menyatakan rencananya Bangsal Sewokoprojo akan dijadikan living museum. Ke depannya bangunan tersebut akan diisi berbagai benda peninggalan sejarah di Gunungkidul. "Contoh isi museum di antaranya berupa peninggalan jejak kepemimpinan Bupati Gunungkidul dan benda-benda bersejarah lain yang memungkinkan disimpan di Bangsal Sewokoprojo," katanya.

Menurut Agus, bangunan tersebut pada 2017 telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya oleh Bupati Gunungkidul dengan klasifikasi Kelas D. Menindaklanjuti penetapan statusnya tersebut bangunan yang terletak di Jalan Pangarsan itu akan direhabilitasi guna pelestarian.

Mengenai pelaksanaan rehabilitasi, pengerjaannya dilakukan secara bertahap. Tahun depan pekerjaan rehabilitasi akan dilanjutkan. Agus beharap pengerjaan rehabilitasi Bangsal Sewokoprojo tidak lebih dari tiga tahap. Jika telah selesai, kawasan sekitar bangsal menjadi lebih luas. Sebab, beberapa kantor pemerintahan yang ada bakal dipindahkan. “Selain merehabilitasi perlu juga melihat kesiapan kantor baru untuk memindahkan beberapa kantor yang harus dipindah dari kompleks Bangsal Sewokoprojo," ujarnya.

Setelah Bangsal Sewokoprojo selesai direnovasi dan beberapa kantor yang ada di sekitarnya sudah dipindah ke lokasi baru, maka Bangsal Sewokoprojo akan dijadikan ikon Kota Wonosari sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah. "Wisatawan bisa belajar sejarah Gunungkidul," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online