Industri Haji-Umrah Berkembang, Pengusaha Diminta Tak Jalan Sendiri
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.
Kegiatan sosialisasi untuk pembentukan sukarelawan stunting. /Ist- Dok UAD
Harianjogja.com, JOGJA- Sukarelawan kesehatan untuk pencegahan stunting dan anemia dibentuk di beberapa wilayah Kota Jogja. Program ini digulirkan para akademisi untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Kegiatan ini digawangi oleh Ginanjar Zukhruf Saputri dan Susan Fitria Candra yang merupakan Dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Pembentukan sukarelawan ini diawali dengan memberikan pendampingan kepada ibu-ibu muda usia produktif melalui materi tentang penggunaan obat pada ibu dan anak baik ibu hamil dan menyusui di Kampung Ketanggungan, Wirobrajan Kota Jogja. Materi tersebut dinilai penting dalam rangka pencegahan stunting. Hal itu terkait dengan edukasi warga terkait keamanan penggunaan obat saat hamil dan menyusui yang dikhawatirkan berpengaruh pada bayi akibat ASI yang diminum.
"Ini bagian kegiatan pengabdian masyarakat kami melalui sinergi dengan PWNA [Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah] DIY dalam program edukasi cegah stunting. Sukarelawan kesehatan ini dibentuk untuk merespons tingginya angka stunting dan anemia yang merupakan salah satu faktor risiko perempuan, di mana secara tidak langsung berpengaruh pada kesehatan remaja putri, ibu maupun ibu hamil," ungkap Dosen UAD Ginanjar Zukhruf Saputri, Jumat (6/12/2019).
Sukarelawan kesehatan yang dibentuk memang jumlahnya belum banyak hanya sekitar enam orang di satu kampung. Namun gerakan ini diharapkan menjadi pilot project yang juga menular ke perkampungan lainnya. Pihaknya telah melatih para sukarelawan tersebut pada pertengahan November 2019.
"Pelatihan untuk sukarelawan telah digelar beberapa kali termasuk tentang bagaimana keluarga muda tangguh dan sehat. Peserta diberikan materi terkait pencegahan stunting dan anemia dan pendampingan, jumlahnya memang banyak tetapi diharapkan bisa jadi contoh," ujar Dosen Farmasi UAD Susan Fitria Candra.
Ia menambahkan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait stunting dan anemia menggunakan media brosur. Kegiatan mulai dihelat sejak Agustus 2019 lalu dan berlangsung hingga saat ini. "Evaluasi kegiatan ini, pengetahuan terkait stunting dan anemia menunjukkan adanya peningkatan skor, jadi ada pengaruh positif dari edukasi ini," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan kesiapan anak masuk SD bukan hanya soal membaca, menulis, dan berhitung.
Pemerintah Kabupaten Klaten dan Pemerintah Kabupaten Bintan memperkuat kerja sama antardaerah, khususnya dalam pengembangan dan pemasaran produk unggulan Usaha
Prabowo memimpin rapat di Hambalang membahas hunian layak, pembiayaan rumah, serta pembenahan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI.
Vandalisme 378 muncul di pagar kantor baru DPD PSI Solo. Yogo mengaku tak tahu maksud tulisan yang baru terlihat sore hari.
Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar kegiatan serap aspirasi bertajuk Sambung Rasa di Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Selasa (1/9/2026)