Masa Berlaku SIM Habis? Segera Perpanjang Hari Ini 29 September di MPP Manding Bantul
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Proyek JJLS/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Tinggal menunggu review desain, proyek Kelok 18 yang direncanakan menelan lebih dari Rp200 miliar segera dilelang di 2020. Kontraktor lokal DIY akan diberikan tempat untuk mengikuti lelang tender. Para pekerjanya juga akan menggunakan warga lokal setempat.
Project Officer Proyek Pembangunan Jalan Baru Jerukwudel-Baran-Duwet Juniar Perkasa mengatakan meski pun proyek pembangunan jalan model kelok dengan banyak pilar baru pertama kali dibangun di wilayah DIY, namun proses pengerjaannya dinilai standar. Menurutnya alat yang akan dipakai pun tergolong umum untuk proyek pada umumnya, hanya beberapa alat berat saja yang nantinya akan didatangkan karena kemungkinan tidak ada di DIY.
Oleh karena itu, ia menegaskan kontraktor lokal bisa ikut bersaing dalam tender proyek Kelok 18 yang menjadi ikon sisi selatan DIY ini. “Peralatan [yang dibutuhkan] masih terbilang standar, alat eskavator, crane, alat pancang ada semua [di DIY], mungkin nanti alat tertentu yang didatangkan, tetapi yang umum sudah tersedia. Teknologi baru tetapi alatnya umum bisa dipakai, sehingga kontraktor lokal bisa ikut bersaing,” katanya kepada Harian Jogja, Jumat (6/12/2019).
Selain itu proyek tersebut pekerjanya akan melibatkan banyak warga lokal. Hal itu sesuai dengan koordinasinya dengan Pemda DIY, bahwa keberadaan pembangunan harus memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Warga yang dilibatkan tentu akan diklasifikasikan sesuai kemampuan, mengingat pengerjaan proyek ini butuh banyak tenaga yang mumpuni di bidang konstruksi.
Tetapi warga yang tidak memiliki kemampuan itu masih bisa diupayakan untuk dapat direktur terutama diarahkan sebagai pekerja fisik yang bisa dilakukan siapa saja.
“Melibatkan warga lokal, konstruksi ini butuh ketrampilan keahlian, kalau ada warga yang memang tidak memiliki skill konstruksi bisa diarahkan ke pekerja, tetap melibatkan warga lokal. Sehingga dampak yang pembangunan ini tidak hanya dirasakan masyarakat luar tetapi juga warga sekitar. Perputaran ekonominya terjadi di situ,” katanya.
Namun Juniar belum bisa memastikan jumlah pekerja lokal yang akan dilibatkan dalam proyek itu karena masih butuh hitungan sesuai target konstruksi setiap hari. Target pengerjaan yang nanti menjadi penentua jumlah pekerja itu baru bisa ditetapkan setelah review desain selesai.
“Bergantung pada metode dan waktu pelaksanaan dihitung semua, target per hari harus sekian kami butuh berapa alat, tenaga dan besar material, sehingga baru tahu kami butuh tenaga sekian, sekarang belum bisa [ditetapkan kebutuhan pekerjanya]. Nanti kalau desain sudah siap,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.