IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Saham BBCA, BREN, dan BBRI Tekan Indeks
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Para pejabat berfoto bersama di sela-sela acara Sinergi Pariwisata Jogja, Kamis (6/12/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Kawasan objek wisata Lintang Sewu dan Songgo Langit yang berada di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul, bakal digelontor dana sebesar Rp5,9 miliar. Dana itu akan dipakai untuk pengembangan kedua objek wisata tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan kedua lokasi itu sangat realistis untuk dikembangkan lantaran sektor agrowisata kini tengah jadi primadona, baik bagi wisatawan mancanegara maupun lokal. "Kedua lokasi ini menjadi fokus pengembangan kami karena sudah punya dasar hukum yang kuat. Dana sekitar Rp5,9 miliar itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus [DAK]. Kami juga akan menyediakan jasa pariwisata," katanya dalam acara Sinergi Pariwisata Jogja yang digelar di Mangunan, Kamis (6/11/2019).
Dalam acara Sinergi Pariwisata Jogja, turut hadir pula GM Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama; Direktur Pemasaran Bank BPD DIY, Agus Trimurjanto; GM Garuda Indonesia Cabang Yogya, Ida Ayu Wayan Sri Gotami; Kepala KPw BI DIY, Hilman Tisnawan, Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo.
Pengelolaan kedua objek wisata itu, kata Singgih, akan melibatkan sejumlah dinas dan rencananya akan dioperasikan oleh salah satu koperasi. Adapun sharing pendapatan, sebanyak 70% untuk masyarakat, 25% untuk provinsi, lalu sisanya untuk koperasi yang memegang operasional.
Dia menambahkan pemerintah juga berencana membangun glamour camping (glamping) dia area tersebut, khususnya Langit Sewu.
Sekadar diketahui, glamping sendiri adalah sebuah tenda yang di dalamnya terdapat fasilitas hotel dengan lengkap seperti kasur dan juga teras yang view-nya langsung menghadap kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
Konser Slank di Bandung hadirkan nostalgia dan dorong musisi lokal serta ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Danais DIY bangun 146,3 km jalan desa dan rehab ratusan RTLH, dorong ekonomi serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Penembakan saat perayaan 4 Juli di Brooklyn New York melukai 8 orang termasuk anak-anak, satu korban kritis. Polisi selidiki motif.
Awan panas guguran Merapi terjadi 5 Juli 2026 ke arah Kali Putih. Status masih Siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.