Kebakaran Vrama Billiard Jogja, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Kebakaran Vrama Billiard & Cafe di Jogja diduga dipicu korsleting listrik. Sebanyak 36 meja biliar hangus, tanpa korban jiwa.
Sekda Bantul, Agus Budiraharja menanam kelengkeng dalam Gerakan Tanam Kelengkeng dan Koordinasi Rencana Pengendalian Monyet Ekor Panjang di Kebun Buah Mangunan, Senin (2/12/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menanam 200 pohon kelengkeng untuk mendorong keanekaragaman hayati di Kebun Buah Mangunan. Dengan begitu, diharapkan kunjungan wisatawan di sana dapat meningkat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budiraharja menyampaikan Kebun Buah Mangunan diharapkan mampu menjadi miniatur keanekaragaman buah yang ada di Nusantara. Pasalnya, tanaman kelengkeng tidak ada di sana, maka pihaknya sengaja menanam kelengkeng untuk menambah keanekaragaman tanaman di lokasi tersebut.
“Tanaman kelengkeng sampai hari ini tidak ada. Tanaman kelengkeng kami tanam untuk melengkapi keberagaman tanaman buah yang ada,” ujarnya dalam Gerakan Tanam Kelengkeng dan Koordinasi Rencana Pengendalian Monyet Ekor Panjang di Kebun Buah Mangunan, Senin (2/12/2024).
Dia menilai, karakteristik pertumbuhan tanaman kelengkeng cocok dengan kondisi alam yang ada di sekitar Kebun Buah Mangunan. “Tanaman kelengkeng cocok untuk tumbuh di Bantul, termasuk Mangunan. Mudah-mudahan ini bisa tumbuh dan berbuah,” ujar dia.
Diketahui, kelengkeng yang dapat ditanam adalah memiliki karakteristik pH sekitar 5,5-6,5. Kemudian, curah hujan yang diperlukan untuk penanaman kelengkeng sekitar 2.500-3.000 mm per tahun. Tanaman tersebut juga membutuhkan sinar matahari dengan suhu sekitar 20-33 derajat Celcius dan kelembapan udara sekitar 65%-90%.
Keanekaragaman buah yang ada diharapkan dapat menjadi daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di sana. Dari situ, diharapkan akan memberikan dampak pada ekonomi masyarakat setempat. “Apapun kami lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ujungnya untuk memotivasi pertumbuhan masyarakat,” kata Agus.
Kepala Bidang Penyuluhan, Produksi dan Pengembangan Usaha Pertanian DKPP Bantul, Imawan Eko Handriyanto mengatakan penanaman pohon kelengkeng tersebut dilakukan untuk menambah koleksi tanaman buah di Kebun Buah Mangunan.
Dia menuturkan, tanaman buah yang ada di Kebun Buah Mangunan masih terbatas. Beberapa tanaman yang berhasil dibudidayakan antara lain anggur, alpukat, pisang dan durian. Beberapa komoditas tanaman tersebut selama ini telah menjadi daya tarik bagi wisatawan di sana.
“Ini [penanaman kelengkeng] akan terus kami kembangkan agar Bantul dapat menjadi sentra buah,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Vrama Billiard & Cafe di Jogja diduga dipicu korsleting listrik. Sebanyak 36 meja biliar hangus, tanpa korban jiwa.
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
Konser Slank di Bandung hadirkan nostalgia dan dorong musisi lokal serta ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Danais DIY bangun 146,3 km jalan desa dan rehab ratusan RTLH, dorong ekonomi serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Penembakan saat perayaan 4 Juli di Brooklyn New York melukai 8 orang termasuk anak-anak, satu korban kritis. Polisi selidiki motif.
Awan panas guguran Merapi terjadi 5 Juli 2026 ke arah Kali Putih. Status masih Siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.