Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Salah satu pertunjukan yang ditampilkan dalam Lolafest di kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, Sabtu (12/10/2019)./Istimewa-Dispar DIY
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mangunan menggelar pertunjukan musik dan komedi bertajuk Love & Laugh TogetGERR FORester atau Lolafest di kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan, Kecamatan Dlingo, Sabtu (12/10/2019). Acara tersebut dinilai sukses menghadirkan ratusan wisatawan.
“Ada lebih dari 200 pengunjung yang datang, bahkan semakin malam penonton semakin banyak,” kata Pegiat Wisata Mangunan, Purwo Harsono.
Acara tersebut terbagi dalam dua sesi, yakni pukul 14.00 WIB sampai 17.20 WIB dan pukul 19.00 WIB sampai 24.00 WIB. Acara tersebut menampilkan sejumlah komedian dan musisi lokal DIY. Sejak awal pertunjukan pengunjung diajak untuk tertawa dengan tingkah para komedian dan musisi, seperti pertunjukan band humor Sastromoeni yang membawakan lagu dengan lirik yang digabung antara satu lagu dan lagu lainnya.
Tidak heran jika yang ditampilkan grup musik humor didirikan pada 1987 mampu membuat penonton terhibur. Pertunjukan kedua dilanjutkan dengan band humor Suara Rotan.
Pertunjukan dilanjutkan oleh sejumlah komedian da musisi, di antaranya Marwoto Kewer, Novi Kaloer, Yu Beruk, Trinil, Hergi Sundari, Dibyo Primus, Joned, Sihono, TereShotil, Sri Rejeki, Produk Gagah.
Tidak hanya banyolan dan musik, namun penonton juga dibawa dalam suasana romantisme dengan pertunjukan bintang tamu Cakra Khan dan Ade Govinda.
Kepala Bidang Pengembngan Destinasi Dispar DIY, Aria Nugrahadi mengatakan pertunjukan musik dan komedi bertajuk Love & Laugh TogetGERR FORester merupakan pertunjukan lanjutan dari sebelum-sebelumnya yang digelar di objek wisata alam sekitar Mangunan.
Pertunjukan itu merupakan bagian dari pengembangan destinasi wisata. Ia mengatakan pengembangan destinasi wisata tidak lepas dari atraksi kesenian dan budaya, dan berbagai pertunjukan yang unik untuk menggaet pengunjung.
Untuk menghadirkan pertunjukan juga tidak perlu harus jauh-jauh mengundang artis, namun memanfaatkan seniman, budayawan, dan komedian, dan musisi lokal DIY, “Jogja kan gudangnya musikus dan komedian serta dagelan mataram. Sambil menghidupkan kembali dagelan mataram sekaligus meramaikan destinasi wisata dapat kami konsep dalam Lolafest.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.