Baru Diterima, Motor Koperasi Baru di Wonogiri Nyungsep ke Sawah
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, BANTUL--Lowongan CPNS di Kabupaten Bantul diserbu ribuan pelamar.
Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Kabupaten Bantul, menyebutkan bahwa pendaftar calon pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah setempat yang dibuka pada 2019 mencapai 9.000 pelamar.
"Formasi kita itu pendaftarnya bisa melonjak diangka hampir mencapai 9.000 pelamar dengan pemberkasannya juga 8.627 berkas," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bantul Danu Suswaryanta di Bantul, Jumat (6/12/2109).
Menurut dia, padahal formasi CPNS di lingkungan Pemkab Bantul yang dibuka pada 2019 sebanyak 601 formasi, meliputi tenaga pendidikan atau guru sebanyak 308 formasi, tenaga kesehatan berjumlah 88 formasi, kemudian yang tenaga teknis sebanyak 205 formasi.
Danu mengatakan, jika dibandingkan dengan pelamar CPNS di Bantul pada 2018, pelamar tahun ini mengalami lonjakan sangat signifikan yang mana pada tahun lalu sebanyak 4.000 pelamar dari sekitar 560 formasi baik tenaga pendidikan, teknis dan kesehatan yang dibuka.
"Kemudian juga formasinya Alhamdulillah hampir seratus persen, artinya hanya ada satu formasi yang tidak ada pelamarnya, semua berjalan baik, lancar dan kita berharap mudah-mudahan nanti tahap berikutnya berjalan lancar," katanya.
Danu menjelaskan, formasi CPNS yang paling banyak pelamarnya adalah pada formasi tenaga kesehatan yang mencapai sekitar 3.800 pelamar dari 88 kebutuhan formasi, dan jumlah tersebut melebihi dari pelamar formasi tenaga teknis.
Meski demikian, kata dia, diakui ada satu posisi atau lowongan pada formasi tenaga teknis yang hingga tahap pemberkasan Jumat (6/12) ini masih kosong, pihaknya menduga karena kemungkinan persyaratan yang harus dipenuhi pada posisi tersebut sangat terbatas.
"Ada satu formasi yang tidak terisi, artinya sampai dengan proses pemberkasan terakhir tidak ada berkas yang masuk, jadi artinya kosong, mungkin pertimbangannya karena ketugasan bisa, atau memang peserta yang memenuhi syarat juga sangat terbatas," katanya.
Dia mengatakan, sedangkan formasi CPNS Bantul yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas sebanyak dua persen atau 12 formasi tidak terpenuhi, karena jumlah pendaftar dari difabel berjumlah tujuh orang, meski begitu pendaftar tetap harus mengikuti seleksi selanjutnya.
"Yang difabel dua persen atau 12 formasi kelihatannya tidak terpenuhi, total pendaftar disabilitas hanya tujuh orang, jadi untuk memenuhi formasi khususnya saja tidak terpenuhi, mudah-mudahan formasi itu tetap bisa terisi yang bukan disabilitas," katanya.
KOMENTAR
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.