Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi perangkat desa./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Guna mengasah kemampuan para lurah dalam public speaking, Pemerintah Kota (Pemkot) jogja menggelar kompetisi bertajuk Lurah Bicara 2019. Lomba yang bakal diikuti oleh 14 lurah yang mewakili dari masing-masing kecamatan di Jogja itu rencananya digelar pada Rabu dan Kamis (18-19/12/2019) di kompleks Balai Kota Jogja.
Kabag Tata Pemerintahan Pemkot Jogja, Octo Noor Arafat, menjelaskan dalam kompetisi ini akan dilihat sejauh mana para lurah mampu mempresentasikan gagasan dan progress yang telah dilakukan di wilayahnya. “Ada tiga poin yang harus disampaikan, yakni permasalahan, potensi dan inovasi di kelurahannya masing-masing,” katanya, Senin (16/12/2019).
Sehingga selan kompetisi, di sini juga akan di lihat apa saja yang menjadi permasalahan, potensi dan inovasi di setiap kelurahan. Proses seleksi pihaknya menyerahkan pada kecamatan, yang kemudianmasing-masing mengirimkan satu lurahnya. “Mengingat keterbatasan waktu dan anggaran. Tapi tahun depan Insyaallah 45 kelurahan akan kami ikutkan,” katanya.
Dalam Lurah Bicara 2019, setiap lurah diberi waktu 15 menit untuk paparan, enam menit tanya jawab dan satu menit closing statement. “Kami ingin lurah di forum apa pun itu dalam menyampaikan tidak ndladrah, tapi poin-poinnya bisa didapatkan. Tatas, titis, tetes, tutuk, tekan,” katanya.
Adapun tim juri terdiri dari tiga orang, yakni akademisi UGM Arie Sujito, praktisi media massa Octo Lampito, dan pakar public speaking Linda Karisa.
Adapun hadiahnya, kata dia, selain piagam dan trofi, pemenang juga akan mendapatkan hadiah total Rp5 juta. “Hadiah yang kami siapkan sumbernya bukan dari Dokumen Pelaksana Anggaran [DPA], namun dari BPD DIY,” ucap dia.
Kasubag Otonomi Daerah dan Pembinaan Administrasi kecamatan, Yurnelis Piliang, mengatakan pihaknya ingin memetakan apa yang telah lurah lakukan di wilayah. Meskipun mungkin sudah banyak inovasi yang dilakukan lurah, tapi belum banyak disuarakan keluar. “Makanya kami juga mengundang kampus-kampus, ada IST Akprind, UST, APMD dan Fisipol UGM. Selama ini orang tahunya hanya Dana Desa, nah di sini kami juga akan mengangkat Dana Kelurahan,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bulog Jogja mencatat serapan gabah 212.000 ton atau 108,71% dari target. Stok beras kini mencapai 74.679 ton.
Gangguan layang-layang di jalur Whoosh turun 65 persen pada September 2026. KCIC mencatat 26 kejadian dan perkuat pengawasan.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.