KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026: Cek Jadwal Terbaru dan Tarif
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Dekan FE UII Jaka Sriyana. /Ist-FE UII.
Harianjogja.com, JOGJA—Hampir sebagian besar desa termasuk di DIY saat ini mendapatkan gelontoran dana dari pemerintah pusat dengan jumlah ratusan juta.
Namun belum semua perangkat desa memahami pengelolaan keuangan, dampaknya seringkali menimbulkan persoalan. Pengetahuan tentang akuntansi sektor publik perlu diberikan kepada perangkat desa untuk mengantisipasi adanya potensi kesalahan fatal dalam pengelolaan dana desa.
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Jaka Sriyana menjelaskan akuntansi sektor publik saat ini digunakan pada semua lini pemerintahan mulai dari kementerian lembaga hingga pemerintah desa dalam membuat laporan keuangan. Salah satunya terkait dana desa yang termasuk paling banyak disorot publik akhir-akhir ini.
“Akuntansi publik ini berkaitan dengan banyak hal, bagaimana kabinet baru, tata kelola pemerintah di kabupaten, provinsi ini akan banyak masalah yang dikaji. Akuntansi sektor pemerintahan, mulai dari kementerian sampai desa, misalnya isu tentang dana desa seksi dan sangat berkaitan dengan akuntansi publik,” terangnya dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (18/12/2019).
Ia mengatakan terkait akuntansi sektor publik ini telah dibahas dalam Conference on Accounting and Finance (NCAF) bertajuk "Dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap Akuntansi Publik di Indonesia di Fakultas Ekonomi UII", pada Jumat (13/12/2019) lalu. Berbagai isu dikupas dalam forum ilmiah yang menghadirkan akuntan dari berbagai daerah di Indonesia. Terutama berkaitan dengan akuntansi sektor publik yang banyak di gunakan di pemerintahan.
Menurutnya perangkat di Pemerintah Desa belum banyak yang memahami laporan keuangan sesuai dengan akuntansi sektor publik yang mestinya sudah diterapkan. Oleh karena itu perangkat desa perlu ditingkatkan pemahamannya terhadap akuntansi publik.
“Di desa masih belum paham betul tentang bagaimana membuat laporan keuangannya, membuat validitas transaksinya, ini akuntasi sektor publik, masalahnya bagaimana peningkatan pemahaman staf [perangkat desa] mereka yang mestinya mengaplikasikan akuntansi sektor publik ini,” katanya.
Ketua Panitia NCAF Roman Cahaya menambahkan melalui teknologi proses pelaporan keuangan saat ini bisa dilakukan dengan cepat serta bisa menyimpan banyak data. Sehingga informasi laporan tidak hanya dipasang tempat terbatas di papan pengumuman. Tetapi penggunaan teknologi ini menjadi tantangan tersendiri.
“Isunya banyak, dana desa, otonomi daerah, perubahan kementerian diikuti oleh pengelolaan keuangan, pertanggungjawaban penganggaran termasuk pengauditannya, tantangan sekarang selain itu adalah teknologi. Membantu prosesnya, ancamannya kalau teknologi bisa mengatasi pelaporan apakah kemudian profesi akuntan akan tergantikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.