SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Tiga petugas kepolisian mengecek tempat penemuan kerangka manusia di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Senin (23/12/2019). /Suara- Baktora
Harianjogja.com, BANTUL-Pihak keluarga Edi Susilo atau besan Ayu Shelisha enggan memberi penjelasan terkait dengan fakta-fakta baru dalam penemuan kerangka manusia yang diyakini Ayu Shelisha. Mereka menganggap kasus tersebut sudah selesai secara kekeluargaan.
"Sampun rampung, sampun damai. Kulo boten saget maringi penjelasan. Tangled teng kepolisian mawon [Sudah selesai, sudah damai, saya tidak bisa memberikan keterangan. Silakan tanyakan dengan kepolisian saja,]" kata Waluyo, 62, mertua Ayu Shelisa, saat ditemui di rumahnya di Dusun Karangjati, RT 07, Desa Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Jumat (27/12/2019).
"Sampun clear, botem enten masalah, urusan kekeluargaan antarane kulo kaleh besan kulo [Sudah selesai urusan keluarga saya dan sudah selesai kekeluargaan]" ujar Waluyo. Ia mengaku sudah mendatangi keluarga besannya saat pemakaman pada Rabu (25/12/2019) sore dan saat selamatan tujuh harinya nanti pihaknya juga akan ikut mendokan di kediaman besan.
Ia juga mengaku sudah memberikan semua penjelasan kepada polisi. Dua hari pascakejadian, polisi juga kembali mendatangi kediaman Waluyo untuk melengkapi penjelasan, sehingga ia meminta semua pihak yang menggali keterangan agar melalui polisi.
Polisi sudah memastikan bahwa kerangka manusia yang ditemukan di septic tank belakang rumah Waluyo adalah Ayu Shelisha yang tidak lain adalah menantu Waluyo yang dikabarkan hilang sejak 2009 lalu. Polisi juga menduga penyebab kematian Ayu karena dibunuh oleh suaminya. Suami Ayu adalah Edi Susilo atau anak dari Waluyo.
Edi Susilo sudah meninggal dunia karena gantung diri pada 11 September 2019 lalu di rumahnya. Polisi menyebut sepekan sebelum Edi meninggal dunia, Edi bercerita kepada ayahnya bahwa Ayu yang dinyatakan hilang ada di sekitar rumah dan kondisinya sudah meninggal dunia.
Terkait dengan informasi tersebut Waluyo membenarkannya dan cerita itu sudah ia sampaikan ke polisi, "Kulo sampun cerita teng kepolisian. Monggo tangled mawon teng polisi [Silakan tanyakan langsung ke polisi]," ungkap Waluyo. Ia enggan mengingat kembali cerita tersebut karena khawatir mengganggu pikiran.
Waluyo mengatakan Edi Susilo merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan tinggal bersama dirinya, serta ibu dari Edi di Dusun Karangjati. Sementara dua kakak Edi sudah pisah rumah dan ikut suami. Selama ini Waluyo mengaku anak bungsunya itu baik dan tidak neko-neko dan jika dalam rumah sering bersama.
Meskipun Waluyo lebih sering diluar karena pekerjaannya berjualan sayuran di Pasar Ngasem dan ngurus sapi. Ibu dari Edi juga lebih sering di pasar dan pulang saat sore hari, sehingga di rumah bersama saat malam hari. "Kulo niku tiang bodo, kerja kulo ngoten niku [pekerjaan saya ya seperti itu," ucapnya. Ia mengaku selama ini sudah mendidik anaknya dengan baik, namun tidak tahu tiba-tiba menerima cobaan seperti itu.
Lebih lanjut Waluyo mengatakan bahwa septic tank di belakang rumahnya sudah lama tidak digunakan. Dalam septic tank tersebut kerangka manusia yang diyakini Ayu Shelisha ditemukan pada 22 Desember lalu. Sampai Jumat (27/12/2019) siang garis polisi masih terpasang di sekitar septic tank belakang rumah Waluyo.
Kondisi rumah Waluyo posisinya di pojok dan dipenuhi banyak pepohonan sekitar rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Yusril Ihza Mahendra memastikan pemerintah mengevaluasi aturan penyadapan menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan tiga personel Polri.
Pemda DIY mengusulkan perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, termasuk penyesuaian tarif untuk mengoptimalkan PAD dan biaya layanan.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Yusril menyatakan pemerintah akan mengevaluasi kewenangan penyadapan lembaga negara setelah Bareskrim menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal.
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.