Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Sejumlah warga membantu mendorong mobil yang mogok karena tak kuat menanjak di jalur Cinomati, Pleret, Bantul, Sabtu (29/12/2018)/Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Bantul dan sekitarnya pada Rabu (1/1/2020) siang, menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik, salah satunya pohon tumbang di Jalan Wonolelo-Terong. Akibatnya, akses yang biasa disebut jalur Cinomati itu pun terpaksa ditutup.
Kepala Seksi Operasional Search and Rescue (SAR) Distrik Bantul, Bondan Supriyanto mengatakan pohon tumbang yang terjadi di Jalan Wonolelo-Terong tepatnya di kelok 36 dan masuk wilayah Desa Terong, Kecamatan Dlingo. Pohon jenis sonokeling itu tumbang sekitar pukul 15.30 WIB.
Pohon tersebut tumbang menimpa kabel listrik dan menutup badan Jalan Wonolelo-Terong. Jalur tersebut pun sempat ditutup untuk akses kendaraan selama lebih kurang satu jam. “Proses evakuasi pohon berlangsung sekitar satu jam. Kendaraan dari arah Pleret ke Dlingo dan sebaliknya sempat dialihkan,” kata Bondan
Bondan mengimbau pengendara tidak melintas Jalur Cinomati saat hujan deras karena kondisi jalan yang membahayakan, berkelok, menanjak serta menurun curam. Bahkan pada hujan yang terjadi Rabu siang, jarak pandang kendaraan, menurut dia, tak lebih dari 25 meter. “Apalagi di sepanjang Jalur Cinomati juga terdapat beberapa titik yang rawan longsor jika hujan,” kata Bondan.
Manajer Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Aka Luk Luk mengatakan terdapat empat titik pohon tumbang yang terjadi pada Rabu yang terjadi di tiga kecamatan, yakni dua titik di Kecamatan Dlingo, dan masing-masing satu titik di Kecamatan Pleret dan Bantul.
Sebelumnya BPBD DIY juga sudah mewanti-wanti kepada warga dan wisatawan agar waspada terkait cuaca ekstrem yang terjadi, salah satunya adalah potensi angin kencang dan tanah longsor. Selain potensi longso, potensi ombak besar juga masih terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Danantara menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT DSI untuk mengawal ekspor batu bara, sawit, dan fero alloy.
Laki Code 2026 menyajikan berbagai kompetisi menarik bagi para peserta, di antaranya Vario Modification Contest, E-SportCompetition, Band Competition
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.