Didominasi Plastik, Sampah Malioboro pada Malam Tahun Baru Capai 15 Ton

Tempat sampah di jalur pedestrian sisi barat Malioboro, Rabu (1/1/2020). - Harian Jogja/Sunartono.
01 Januari 2020 17:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sampah yang terkumpul seusai perayaan Tahun Baru 2020 dari Tugu Jogja hingga Alun-Alun Utara mencapai 15 ton pada Rabu (1/1/2020). Sebanyak 70 petugas akan terus dikerahkan hingga Senin (6/1/2019) pekan depan untuk membersihkan sampah selama liburan.

Kepala Seksi Penanganan Sampah Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Ahmad Haryoko mengatakan sampah paling banyak berada di Titik Nol Kilometer hingga Alun-Alun Utara, beratnya sekitar enam ton. Sampah di Titik Nol kebanyakan plastik botol minuman dan plastik alas tidur. Adapun sampah terbanyak di Alun-Alun Utara Jogja adalah jagung bakar.

“Di Alun-Alun Utara, kalau ditimbang sampahnya antara empat dan lima ton. Personel kami kerahkan semua, sehingga Alun-Alun jam 6 pagi sudah bersih,” kata Ahmad.

Tim memungut sampah mulai Selasa (31/12/2019) malam pukul 19.00 WIB hingga Rabu (1/1/2020) pukul 01.00. Setelah istirahat, tim kembali mengumpulkan sampah mulai Rabu (1/1/2020) pukul 04.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.  Menurut dia, pengunjung pusat keramaian belum sepenuhnya sadar membuang sampah pada tempatnya.

“Meski sudah disediakan tempat sampah, rata-rata pengunjung membuang sampah di tempat duduk mereka,” katanya.

Sampah saat ini didominasi plastik dan bungkus makanan. “Kalau tahun kemarin didominasi sisa-sisa makanan,” katanya.

Sampah sisa perayaan malam pergantian tahun itu langsung diangkut ke TPST Piyungan, Bantul karena petugas tidak sempat memilah untuk dibawah ke depo sampah. Ada lima truk pengangkut sampah menuju ke TPST, serta dua truk khusus penyapu.  

DLH Kota Jogja dua dump-truck di Taman Parkir Abu Bakar Ali dan Alun-Alun Utara hingga Senin  pekan depan karena pekan ini masih musim liburan. Puncaknya kedatangan wisatawan diperkirakan pada Sabtu (4/12/2020).