Advertisement

Alasan Gerindra Bantul Belum Buka Pendaftaran Penjaringan Pilkada

Jumali
Jum'at, 26 April 2024 - 14:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Alasan Gerindra Bantul Belum Buka Pendaftaran Penjaringan Pilkada Ilustrasi Pilkada / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, BANTULDPC Partai Gerindra Bantul angkat bicara terkait dengan belum adanya pembukaan penjaringan bakal calon (bacalon) bupati dan wakil bupati Bantul pada Pilkada 2024. 

Sebab, sampai saat ini belum ada perintah dari DPP Partai Gerindra terkait penjaringan bacalon bupati dan wakil bupati Bantul.

Advertisement

"Untuk saat ini Gerindra belum melakukan bentuk pendaftaran seperti partai lainnya. Karena kami memang masih menunggu instruksi dari DPP. Begitu juga dengan juklak dan juknis untuk penjaringan. Karena memang belum ada," kata  Ketua DPC Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto, Jumat (26/4/2024).

BACA JUGA: Persiapan Reno Candra Sangaji Maju Pilkada 2024 Jauh Lebih Matang Dibanding Sebelumnya

Oleh karena itu, Datin mengaku pihaknya belum bisa memastikan kapan akan membuka penjaringan, utamanya dari eksternal.

Namun, Datin memprediksi pembukaan penjaringan akan segera dilakukan. Karena ada perintah dari DPP agar kader-kader bersiap jika mendapat penugasan menjadi bakal calon di Pilkada 2024.

Untuk bakal calon yang berasal dari internal, sejauh ini, Datin mengaku ada lima nama. Dari lima nama tersebut, adalah Datin Wisnu Pranyoto, Nur Subiyantoro, dan Danang Wahyu Broto.

"Lalu ada tambahan dua lagi. Satu politisi dan satunya adalah mantan kader kami yang juga pernah duduk di kursi DPRD tapi sudah tidak aktif, ia juga merupakan salah satu tokoh masyarakat juga. Soal nama keduanya saya belum bisa sebut. Biar nantinya jadi kejutan," papar anggota DPRD Bantul ini.

Belum Putuskan Koalisi

Sementara terkait dengan komunikasi dengan partai lainnya, Datin mengaku sampai saat ini masih terus dilakukan. Hal ini mengingat, Gerindra Bantul tidak mungkin mengusung calon sendiri. Sebab, hasil Pemilu 2024, Gerindra Bantul meraih 6 kursi dan syarat mengusung calon adalah 9 kursi.

"Komunikasi dengan partai koalisi untuk Pilpres kemarin masih kami lakukan. Begitu juga dengan partai lainnya. Ya, kita tunggu nanti dinamikanya," papar Datin.

Sementara Ketua DPD II Golkar Bantul Paidi mengatakan, sampai saat ini komunikasi terus dilakukan pihaknya dengan semua partai politik jelang Pilkada Bantul, 27 November 2024.  Begitu juga dengan partai yang pada Pilpres 2024 mengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Komunikasi terus kami lakukan. Semua partai politik. Tidak hanya dengan Gerindra. Hari ini kan kita sedang lobi-lobi, Mas," papar Paidi.

Menurut Paidi, lobi politik dilakukan karena pihaknya hanya memiliki 6 kursi. Padahal, syarat mengusung calon bupati dan wakil bupati Bantul adalah memiliki 9 kursi.

"Kan di Bantul itu yang bisa usung sendiri hanya PDIP. Jadi saat ini kami masih menunggu perkembangan untuk koalisi. Dan saat ini kami tengah melakukan lobi-lobi politik," ucap Paidi.

Oleh karena itu, sampai saat ini, kata Paidi, Golkar Bantul belum bisa memastikan akan berkoalisi dengan partai mana pada Pilkada 2024. "Ya, kita tunggu saja nanti perkembangannya," ucap Paidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement