Bima Seta dari Jogonalan Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Salah satu rumah di Bantul yang tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang, Senin (18/11/2019)./Istimewa-BPBD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto, mengatakan cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung selama sepekan kedepan.
Hal ini berdasarkan surat yang diterima BPBD Bantul dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Potensi cuaca ekstrem masih diprediksi terjadi seminggu ke depan di Indonesia termasuk DIY dan juga Bantul, ini berdasarkan surat yamg kami terima dari BNPB," katanya pada Rabu (8/1/2020).
Menanggapi perihal tersebut pihaknya pun segera melakukan rapat komprehensif dengan melibatkan para pemangku kepentingan dan lurah desa di seluruh Bantul.
Dwi mengatakan koordinasi dengan pemerintah desa itu untuk mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di wilayah masing-masing.
Dari rakor itu hasilnya seluruh elemen menyiapkan tempat evakuasi sementara jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Tempat evakuasi itu dikatakan Dwi dapat menggunakan fasilitas umum di desa seperti masjid, sekolah, dan kantor balai desa.
"Jadi kalau terjadi banjir besar seperti 2017 dulu, sudah tidak panik tidak gagap, karena sudah ada persiapan dulu dengan menyediakan tempat evakuasi pengungsian sementara," katanya.
Selama musim penghujan ini ada empat jenis bencana yang dinilai berpotensi terjadi yaitu tanah longsor, angin puting beliung, petir dan banjir.
Dwi mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap menjaga kesiapsiagaan dan terus mengamati kondisi sekeliling tempat tinggalnya.
"Bencana itu kan bisa kapan saja, yang penting kesiapsiagaan terus, masyarakat jangan sampai lengah, dan ketika kami belum datang, warga harus siap evakuasi diri sendiri jika dirasa kondisi cuaca semakin buruk, agar tidak ada korban harta maupun benda," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.