Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Pilkada 2020/Ilustrasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Partai Nasdem Gunungkidul diterpa berbagai isu menjelang penyelenggaraan Pilkada 2020. Isu ini muncul mulai dari salah satu kader yang maju sebagai calon independen hingga mundurnya salah satu bakal calon dari penjaringan yang dilakukan partai.
Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi, mengatakan partainya tetap solid dan siap mengikuti pertarungan dalam pilkada. Untuk Gunungkidul dan Sleman, Nasdem siap mengusung calon bupati. Hanya, kata dia, khusus di Sleman masih harus mencari partai koalisi agar dapat mengusung calon dalam pilkada.
“Untuk Bantul, kursi kami hanya satu. Jadi kami tidak bisa bicara banyak, tapi mudah-mudahan bisa mendapatkan kursi wakil bupati,” kata Subardi dalam jumpa pers di Omah Kayu, Dusun Gadungsari, Kecamatan Wonosari, Kamis (23/1/2020).
Menurut dia, dari ketiga daerah di DIY yang ikut pilkada, Gunungkidul menyedot perhatian lebih karena bisa mengusung calon sendiri. Ia mengungkapkan banyak isu dalam dinamika menuju penetapan calon mulai dari adanya kader yang hendak maju dari jalur independen hingga munculnya isu di masyarakat tentang mundurnya Wahyu Purwanto dalam penjaringan partai.
Pria yang akrab disapa Mbah Bardi ini menegaskan berbagai isu ini tidak akan menghalangi dan memengaruhi Partai Nasdem untuk pemenangan dalam pilkada. Terkait dengan adanya kader yang berniat maju dari jalur independen, ia mengaku tidak mempermasalahkan karena partai tidak akan mengekang para kader. “Ya silakan maju, tapi kalau sudah mendaftar maka ada konsekuensinya. Sesuai aturan, kalau menjabat sebagai wakil rakyat maka harus berhenti. Untuk pemberhentian bukan dari partai, tapi itu aturan dari KPU,” katanya.
Disinggung mengenai mundurnya Wahyu Purwanto dari pencalonan, Subardi menegaskan hal itu hanya sebatas isu. Ia tidak menampik ada pengurus DPD Nasdem Gunungkidul yang memberikan keterangan sehingga ada kesan Wahyu mundur, tapi hal tersebut tidak benar. “Ini hanya isu karena tidak ada bukti secara tertulis. Jadi Wahyu tetap menjadi salah satu yang dipertimbangkan sebagai salah satu bakal calon yang bisa mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Nasdem,” katanya.
Dia menambahkan untuk keputusan rekomendasi, DPP tidak asal dalam mengambil keputusan. Hal ini dikarenakan pertimbangan mengacu hasil kajian secara ilmiah. “Nanti ada survei untuk menentukan siapa yang diusung. Yang jelas, Nasdem akan mengusung calon yang diinginkan rakyat Gunungkidul,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris DPD Nasdem Gunungkidul, Agus Sujadmo. Menurut dia, ada 11 bakal calon yang mendaftar dalam penjaringan Partai Nasdem. “Sampai saat ini tidak ada yang mundur. Jadi, tidak benar jika Pak Wahyu mundur karena tidak ada suratnya sampai sekarang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.