Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN--Desain jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen diklaim sudah hampir selesai.
Gambar desain tol Yogyakarta-Solo mulai memasuki tahap penyempurnaan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Yogyakarta-Solo Wijayanto mengungkapkan, saat ini sedang dilakukan perbaikan dan penyempurnaan trase kaitan dengan jalur yang ada di area Monjali.
"Yang tadinya desain elevated [melayang], menjadi at grade [rata tanah]," ujarnya, usai sosialisasi tol di Balai Desa Tlogoadi Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Kamis (6/2/2020).
Desain tol memerlukan bagian yang dibuat secara at grade, mengingat di jalur tersebut ada simpang empat Kentungan.
Menurut lelaki yang kerap disapa Totok ini, pembangunan tol di Yogyakarta tetap perlu memperhitungkan asas keindahan. Pasalnya, tol ini tidak hanya digunakan setahun atau dua tahun, melainkan puluhan tahun.
Alasan lainnya, pembangunan tol di Yogyakarta mempertimbangkan kaidah teknis khusus, misalnya tidak boleh menabrak situs, tidak boleh menabrak candi, dan ada garis imajiner.
"Sehingga jalan tol ini bukan hanya jalur transportasi semata, melainkan juga ada estetika," ujarnya.
Ia mengatakan, panjang at grade jalur dari Kentungan ke arah barat total memiliki panjang 1,5 hingga 1,8 kilometer.
"Untuk gambarnya, silakan tanya PUPR dan Dispetarung [Dinas Pertanahan dan Tata Ruang] DIY. Untuk jalur Kentungan-Monjali ini biar pusat yang beri rilis, tapi bocoran totalnya itu dan estetika lebih dibagusin lagi. Pembahasan sudah final, hari ini sudah final," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.