OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, KULONPROGO--Kabupaten Bantul juga menjadi wilayah yang dilewati jalan tol Jogja.
Lima kecamatan di Kabupaten Kulonprogo terkena dampak pembangunan tol Yogyakarta-Solo yang akan segera dilaksanakan pembebasan lahan dan pembangunan teknisnya.
Pelaksana tugas Direktur Utama PT Adikarya, Pristie di Kulon Progo, Senin (3/1/2020), mengatakan ada enam yang akan terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo, lima di Kabupaten Kulonprogo dan satu kecamatan di Kabupaten Bantul.
Lima kecamatan di Kulonprogo, yakni Kecamatan Sentolo, Nanggulan, Wates, Kokap, Temon, dan satu kecamatan di Kabupaten Bantul yakni Sedayu.
"Jalan tol Yogyakarta-Solo yang berakhir di Kecamatan Temon akan memiliki tiga pintu keluar (exit toll) yaitu di Kecamatan Sentolo, Wates, dan Temon," kata Pristie dalam konsultan analisis mengenai dampak lingkungan daerahnya terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.
Ia mengatakan konsultasi publik ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menampung aspirasi publik serta memberikan penjelasan kepada kepala daerah terkait daerah yang akan terkena dampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.
Lebih lanjut, Pristie menjelaskan tujuan lain dari acara ini adalah sebagai upaya dalam transparansi publik terhadap pembangunan jalan tol serta memenuhi peraturan perundangan di bidang analisis mengenai dampak lingkungan/amdal.
“Tujuan kami datang ke sini adalah untuk meminta restu mendukung proses pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo, serta meminta masukan agar pembangunan jalan tol ini dapat berjalan dengan lancar," kata Pristie.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo Astungkoro berharap melalui konsultasi publik ini para kepala daerah yang wilayahnya terdampak pembangunan jalan tol dapat memberikan masukan-masukan kepada tim penyusun AMDAL.
“Ini adalah sebuah kesempatan yang kita tunggu-tunggu, harapannya melalui acara ini kita selaku kepala daerah dapat memberikan masukan kepada tim yang nantinya akan digunakan dalam penyusunan amdal," kata Astungkoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.