Geram dengan Klithih yang Merajalela, Ratusan Orang Datangi Polda DIY

Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar (Tengah) dan Sekretaris FKOR Jogjakarta Waljito (dua dari kanan) saat menemui ratusan orang yang mengatasnamakan diri mereka Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) Jogjakarta dan menggelar aksi di depan Mapolda DIY, Senin (3/2/2020).-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
03 Februari 2020 20:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Ratusan orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) Jogjakarta menggelar aksi didepan Mapolda DIY, Senin (3/2/2020).

Mereka mendesak kepolisian lebih tegas dalam menangani aksi kekerasan jalanan (klithih) yang dinilai sudah mengancam keamanan masyarakat.

Pasalnya, sampai saat ini masih saja ada korban aksi klithih yang dilakukan oleh orang tak dikenal.

Sekretaris FKOR Jogjakarta Waljito, mengungkapkan, aksi yang diawali dari Taman Kuliner Condongcatur menuju ke Polda DIY tersebut merupakan bentuk dukungan kepada jajaran Polda DIY dalam memberantas klithih. Ia dan jawatannya juga mendesak agar pihak kepolisian lebih tegas dalam menumpas kasus klithih di Jogja. Pasalnya, menurut dia klithih atau kejahatan jalanan tanpa motif itu sudah meresahkan warga.

"Polisi sudah maksimal dalam menangani aksi klithih. Namun, faktanya klithih ini masih menjadi teror bagi masyarakat sekarang, padahal patroli polisi juga sudah berjalan tiap hari," ujar Waljito, kemarin (3/2/2020).

"Aturan seperti peraturan gubernur juga sekiranya diperlukan untuk menangani aksi klithih. Aturan ini nantinya akan secara masif mengatasi aksi klithih baik itu dari sisi pencegahan dan rehabilitasi terhadap pelaku aksi klithih," paparnya.

Waljito juga menyinggung soal jam malam yang dinilainya perlu diberlakukan terhadap pelajar agar tidak keluyuran saat malam hari. "Misalnya nanti Satpol-PP akan menindak pelajar yang keluar saat malam hari tanpa alasan yang jelas, saya kira ketika semua stakeholder bisa mengatasi aksi klithih secara bersamaan nanti hasilnya juga akan signifikan," terangnya.

Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar mengatakan jajarannya mendukung aksi yang dilakukan oleh ormas dan sukarelawan tersebut. Lebih lanjut, ia menyatakan jajaran Polda DIY.

Dalam kasus klithih, Kapolda mengklaim jajaran Polda DIY sudah melakukan upaya preventif untuk menumpas kasus kejahatan jalanan ini.

Upaya yang sudah dilakukan adalah dengan giat patroli pada lokasi dan jam yang rawan. Ia dan jawatannya juga telah melalukan sosialisasi dan penyuluhan di hampir seluruh sekolah agar kemudian kasus klithih yang biasa melibatkan kalangan pelajar ini bisa dicegah.

"Saya mengharapkan dengan adanya sinergitas pihak kepolisian dengan masyarakat, kasus kejahatan jalanan atau klithih di Jogja bisa diantisipasi," tutupnya.