Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul membuka tahapan penyerahan berkas dukungan untuk bakal calon yang berniat maju melalui jalur perseorangan pada Rabu (19/2/2020). Meski demikian, keempat pasangan yang berniat maju belum ada satupun yang menyerahkan syarat dukungan.
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho, mengatakan penyerahan berkas dukungan bagi bakal calon yang maju melalui jalur perseorangan dibuka selama lima hari mulai Rabu hingga Minggu (23/2/2020).
Di hari pertama penyerahan belum ada pasangan yang datang ke KPU untuk menyerahkan syarat yang dibutuhkan untuk maju. Meski demikian, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut karena KPU akan menunggu hingga batas waktu akhir penyerahan. “Masih ditunggu,” katanya, Rabu.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar calon bisa menyerahkan berkas yang dibutuhkan. Selain berkas dukungan yang berasal dari masyarakat, sebelum penyerahan pasangan diminta mengunggah berkas ke aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). “Pengisian Silon ini wajib bagi setiap pasangan yang berniat maju,” katanya.
Pengisian aplikasi harus segera diselesaikan dan dikunci untuk mengetahui jumlah dukungan yang dimiliki. Pasangan calon belum bisa menyerahkan berkas dukungan ke KPU apabila belum menyelesaikan pengisian data dukungan di aplikasi. “Jadi wajib di-submit [dikunci] terlebih dahulu, baru kemudian menyerahkan bukti dukungan ke KPU,” kata Andang.
Disinggung pasangan yang sudah menyelesaikan pengisian di aplikasi silon, Andang mengakui dari empat pasangan yang mendapatkan password dan username baru pasangan Anton Supriyadi-Suparno yang menyelesaikan. “Sisanya belum dan masih dalam proses pengisian,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani. Menurut dia, untuk bisa maju sebagai calon dari jalur independen setiap pasangan harus menyerahkan bukti dukungan minimal 45.443 jiwa. “Selain jumlah dukungan itu, persebaran minimal harus berada di 10 kecamatan,” tuturnya.
Dia berharap kepada pasangan untuk menyerahkan bukti dukungan di awal-awal penerimaan. Hal ini dilakukan agar memiliki waktu melengkapi persyaratan apabila ada kekurangan. “Jangan mepet-mepet sehingga ada waktu untuk memperbaiki data yang kurang,” katanya.
Bakal calon bupati dari jalur independen, Anton Supriyadi mengakui dirinya batal menyerahkan berkas dukungan di hari pertama penyerahan. Menurut dia, masih ada beberapa berkas dukungan yang harus diurutkan sehingga butuh proses untuk menyelesaikannya. “Bawaslu juga minta salinan berkas dukungan sehingga kami harus mempersiapkan. Rencananya pada Jumat [21/2] kami akan datang ke KPU untuk menyerahkan berkas,” kata Anton, Rabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.