Puskesmas Wonosari 2 Bersiap Tempati Bekas Kantor Dinkes
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul membuka tahapan penyerahan berkas dukungan untuk bakal calon yang berniat maju melalui jalur perseorangan pada Rabu (19/2/2020). Meski demikian, keempat pasangan yang berniat maju belum ada satupun yang menyerahkan syarat dukungan.
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho, mengatakan penyerahan berkas dukungan bagi bakal calon yang maju melalui jalur perseorangan dibuka selama lima hari mulai Rabu hingga Minggu (23/2/2020).
Di hari pertama penyerahan belum ada pasangan yang datang ke KPU untuk menyerahkan syarat yang dibutuhkan untuk maju. Meski demikian, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut karena KPU akan menunggu hingga batas waktu akhir penyerahan. “Masih ditunggu,” katanya, Rabu.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar calon bisa menyerahkan berkas yang dibutuhkan. Selain berkas dukungan yang berasal dari masyarakat, sebelum penyerahan pasangan diminta mengunggah berkas ke aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). “Pengisian Silon ini wajib bagi setiap pasangan yang berniat maju,” katanya.
Pengisian aplikasi harus segera diselesaikan dan dikunci untuk mengetahui jumlah dukungan yang dimiliki. Pasangan calon belum bisa menyerahkan berkas dukungan ke KPU apabila belum menyelesaikan pengisian data dukungan di aplikasi. “Jadi wajib di-submit [dikunci] terlebih dahulu, baru kemudian menyerahkan bukti dukungan ke KPU,” kata Andang.
Disinggung pasangan yang sudah menyelesaikan pengisian di aplikasi silon, Andang mengakui dari empat pasangan yang mendapatkan password dan username baru pasangan Anton Supriyadi-Suparno yang menyelesaikan. “Sisanya belum dan masih dalam proses pengisian,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani. Menurut dia, untuk bisa maju sebagai calon dari jalur independen setiap pasangan harus menyerahkan bukti dukungan minimal 45.443 jiwa. “Selain jumlah dukungan itu, persebaran minimal harus berada di 10 kecamatan,” tuturnya.
Dia berharap kepada pasangan untuk menyerahkan bukti dukungan di awal-awal penerimaan. Hal ini dilakukan agar memiliki waktu melengkapi persyaratan apabila ada kekurangan. “Jangan mepet-mepet sehingga ada waktu untuk memperbaiki data yang kurang,” katanya.
Bakal calon bupati dari jalur independen, Anton Supriyadi mengakui dirinya batal menyerahkan berkas dukungan di hari pertama penyerahan. Menurut dia, masih ada beberapa berkas dukungan yang harus diurutkan sehingga butuh proses untuk menyelesaikannya. “Bawaslu juga minta salinan berkas dukungan sehingga kami harus mempersiapkan. Rencananya pada Jumat [21/2] kami akan datang ke KPU untuk menyerahkan berkas,” kata Anton, Rabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
BPBD Bantul telah menyalurkan 312.000 liter air bersih kepada 2.619 warga terdampak kekeringan di lima kapanewon selama musim kemarau 2026.
Studi ICCT mengungkap biaya baterai mobil listrik turun hingga 35%, tetapi harga EV hanya turun 18% karena produsen lebih fokus meningkatkan kualitas kendaraan.
Gol spektakuler Sidny Lopes Cabral saat melawan Argentina resmi terpilih sebagai gol terbaik Piala Dunia 2026 melalui voting publik FIFA.
Janice Tjen melaju ke babak 16 besar WTA 500 Mubadala DC Open 2026 setelah mengalahkan Rebecca Sramkova 6-4, 6-2 di Washington DC.