Resmi! Standar B50 Berlaku Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya
Pemerintah tetapkan standar baru biodiesel B50 mulai Juli 2026. Simak aturan, syarat, dan sanksinya..
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, SLEMAN--Kebijakan pemerintah Arab Saudi menutup Tanah Suci dari kedatangan para peziarah karena wabah Virus Corona berdampak luas.
Masih merebaknya wabah coronavirus, membuat pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara kedatangan jamaah yang akan ke Tanah Suci baik untuk umrah maupun haji. Penutupan tersebut termasuk untuk jemaah dari Indonesia.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sleman, Sugito menyebut pihaknya baru mendapat informasi perihal penutupan tersebut, lewat grup WhatsApp internal. Kendati demikian, Kemenag Sleman belum menerima pemberitahuan resmi dari Kemenag RI.
"Tadi pagi sudah ada jemaah tanya kepada kami soal itu, tapi kami sampaikan kami belum dapat keterangan resmi. Selain itu, kami juga belum mendapat laporan dari jemaah yang tertahan di bandara," kata dia, ditemui di kantor Kemenag Sleman, Kamis (27/2/2020).
Ia menyebut, diperkirakan informasi yang beredar lewat WhatsApp tadi juga telah menyebar ke sejumlah biro perjalanan haji dan umrah. Selanjutnya mereka yang akan menghubungi biro di tiap cabang yang ada di daerah.
"Kalau itu benar terjadi, maka dampak luar biasa dan cukup besar," ungkapnya.
Staf Pengelola PHU, Ekaputri Efriyanti mengatakan, informasi mengenai penutupan sementara kedatangan jemaah dari berbagai negara itu, sudah diterima pada 10.17 WIB.
Diketahui, pada tahun ini DIY memiliki 9 kloter jemaah dengan total 3.131 orang jemaah namun belum ada plotting per kabupaten/kota. Tercatat, ada 1.132 jemaah Sleman untuk keberangkatan haji 2020.
Kemenag Sleman tak mengetahui pasti jumlah jemaah Sleman yang saat ini berada di tanah suci atau sedang berada di bandar udara menuju tanah suci.
"Kami hanya memberikan rekomendasi dan mereka langsung diampu oleh biro," kata dia.
Jemaah haji yang akan berangkat pada 2020 ini, sudah memasuki jadwal cek kesehatan tahap 2 dan vaksin meningitis tapi belum seluruhnya.
"Setelah itu menentukan sehat atau tidak, penentuan, baru dientry dan Kemenag umumkan pelunasan haji," ujarnya.
Sejauh ini, Dinkes Sleman belum memberikan pendampingan atau imbauan khusus kepada calon jamaah, perihal upaya mencegah penyakit pneumonia Wuhan.
"Penanganan kaitan corona langsung Kemenkes. Vaksin flu juga belum diwajibkan," tuturnya.
Ia menambahkan, bila sudah ada pemberitahuan resmi berbentuk edaran soal penutupan oleh otoritas di tanah suci, maka otomatis informasi juga akan diberikan ke biro travel.
"Biro travel ada sekitar 40 di Sleman, ada yang aktif dan ada yang tidak jalan. Terkadang ada juga yang masih terdaftar tapi tidak beroperasi lagi. Di antara biro itu ada juga yang berupa cabang dan terdaftar di Kanwil," kata dia.
Eka mengatakan, ada pula biro yang membuka layanan namun tidak melaporkan diri ke Kanwil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah tetapkan standar baru biodiesel B50 mulai Juli 2026. Simak aturan, syarat, dan sanksinya..
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 5 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Prakiraan cuaca DIY 5 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan, suhu 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
KWT Sleman dilatih mengembangkan pangan fungsional berbasis pandan dan cabai menjadi produk bernilai tambah untuk meningkatkan ekonomi keluarga.