Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, SLEMAN-- Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan Pemkab Sleman akan mendorong pembangunan ekonomi di Sleman bagian Timur dengan keberadaan exit tol di Prambanan.
Tidak hanya di wilayah Timur, wilayah Sleman Barat juga akan dibangun pusat perekonomian merespon pembangunan jalan tol ini.
"Yang penting saat ini bagaimana Pemkab mampu mengendalikan tata ruang. Kami prediksi pembangunan jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya, Jumat (6/3/2020).
Sebelumnya dia mengatakan jika di wilayah Sleman Timur akan dibangun kawasan strategis cepat tumbuh (KSCT) salah satunya KSCT Purdowo. KSCT Purdowo merupakan kepanjangan dari tiga desa yang akan dikembangkan. Meliputi Purwomartani, Wedomartani dan Maguwoharjo.
"Untuk sisi Barat juga ada KSCT. Cuma belum bisa saya sampaikan. Nanti pada saatnya akan kami sampaikan. Termasuk nanti KSCT di sekitar Bokoharjo. Kami berharap Bupati Sleman antisipasi pengendalian tata ruang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Pidato Prabowo di Senayan menyoroti capaian ekonomi, investasi, MBG, kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan setelah 21 bulan pemerintahan.
Sebanyak 17 pengurus PSI Gunungkidul pindah ke NasDem. Mereka mengaku kecewa setelah tak lagi masuk dalam kepengurusan baru PSI.