Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Warga sedang membersihkan sisa material talut yang ambrol di Dusun Ketos, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Selasa (10/3/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
BANTUL—Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan seratusan pohon tumbang dan longsor di beberapa titik.
Berdasarkan rekap data di Pusat Pengendalian Operasional BPBD Bantul, dampak cuaca ekstrem yang terjadi selama 7-9 Maret menyebabkan pergerakam tanah di sembilan titik yang menimpa lima rumah, sebuah jembatan dan menutup dua akses jalan.
Selain itu selama kurun tersebut juga terdapat 130 pohon tumbang di 119 titik yang menimpa 52 rumah, jaringam listrik, dan menutup akses jalan. Total kerugian sementara mencapai Rp244 juta. Saat ini proses validasi data dan penanganan masih berlangsung.
Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mrngingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi selama beberapa hari ke depan. "Hal itu berdasarkan perkiraan BMKG Yogyakarta bahwa dasarian II Maret curah hujan masih tinggi," ucap dia, Selasa (10/3/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.