Prakiraan Cuaca DIY Kamis 29 Oktober, Sleman Berpotensi Hujan Petir
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 29 Oktober 2026, meliputi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Simak suhu dan kelembapannya.
Pengunjung berjalan-jalan di area di Glamorous Camping De\'Loano di Loano, Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (14/2)./ Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA—Wisata kesehatan (health tourism) sangat potensial dikembangkan di DIY dan Jawa Tengah. Tetapi untuk mewujudkannya butuh sinergi semua pihak.
Itulah sebabnya, Harian Jogja bersama Badan Otorita Borobudur (BOB) menggelar seminar bertajuk Mengembangkan Potensi Medical Tourism di Kawasan Jateng DIY dengan melibatkan stakeholder terkait untuk duduk bersama menyamakan persepsi guna mewujudkan wacana tersebut. Seminar ini digelar di Sahid Raya Hotel & Convention, Kamis (12/3/2020).
Ketua Panitia Seminar Laila Rochmatin menjelaskan saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang bersinergi membuat pola perjalanan wisata kesehatan di Indonesia.
Hal ini sebagai salah satu langkah mewujudkan Indonesia sebagai destinasi Pariwisata Kesehatan Dunia. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan dan perjanjian kerja sama (PKS) yang telah dilaksanakan pada 2017 antara Kemenpar dan Kemenkes mengenai pengembangan wisata kesehatan di Indonesia, sebagai upaya bersama untuk mendukung destinasi wisata prioritas serta mengembangkan Wisata Kesehatan yang bermutu.
"Target pengembangan wisata kesehatan ini, seperti wisata kebugaran, jamu dan juga sport menjadi prioritas sebagai wujud Indonesia menawarkan tindakan promotif dan preventif lebih utama dalam bidang kesehatan," katanya Selasa (10/3).
Selain itu rencananya akan diterbitkan buku perjalanan wisata kebugaran yang dapat memberikan informasi tentang pilihan paket wisata bagi para wisatawan yang memiliki karakter berbeda yaitu motivasi kesehatan dan kebugaran melalui pengalaman budaya yang unik dan dikemas secara inovatif. Paket wisata kesehatan inilah yang juga bisa menggaet wisatawan lokal maupun luar negeri yang akhir-akhir ini semakin banyak diminati.
Laila menambahkan saat ini wisata kebugaran tengah dikembangkan di DIY dan beberapa daerah lain seperti Solo dan Semarang, Jawa Tengah. Oleh karena itu wilayah terutama Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) harus bersiap
BOB yang bertugas mengoordinasikan, menyinkronkan, dan memfasilitasi perencanaan, pengembangan, pembangunan, serta pengendalian di Kawasan Pariwisata Borobudur memiliki posisi penting.
Sebagai langkah awal, BOB sudah membangun kawasan Borobudur Highland di Sedayu Purworejo, berbatasan dengan Samigaluh, Kulonprogo. Sejumlah penataan dan aktivasi yang bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata juga telah dilakukan BOB termasuk sport tourism seperti lari maupun sepeda. "BOB saat ini sedang mempersiapkan lokasi arena untuk downhill di kawasan Borobudur Highland," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 29 Oktober 2026, meliputi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Simak suhu dan kelembapannya.
Kelurahan Gowongan mengedukasi orang tua tentang TBC pada anak sebagai upaya mencegah penularan dan mendukung pencegahan stunting.
Menag Nasaruddin Umar mendorong pesantren menghidupkan tradisi keilmuan Baitul Hikmah dan melahirkan ilmuwan lintas disiplin.
SIM Keliling Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.
Menkeu Suahasil Nazara menyebut belanja negara naik sekitar Rp300 triliun akibat penanganan bencana dan kenaikan harga energi dunia.