5.000 Pelari Ramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026
Sekitar 5.000 pelari meramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon 21K.
Rapat kerja (raker) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan DPD DIY, Selasa (10/3/2020).-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY menyelenggarakan rapat kerja (raker) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan dinas terkait dalam rangka pengawasan pelaksanaan UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik dengan tema Sensus Penduduk (SP) tahun 2020, di Gedung Perwakilan DPD RI DIY, Jl. Kusumanegara, Yogyakarta, pada Selasa (10/3/2020) siang.
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh seluruh anggota DPD RI dari DIY, antara lain Hilmy Muhammad atau dikenal dengan Gus Hilmy, M. Afnan Hadikusumo, Cholid Mahmud, dan dipimpin langsung oleh GKR Hemas.
Hadir pula perwakilan dari BPS DIY, Bappeda DIY, Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, BPS empat Kabupaten dan Kota Madya, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) 4 Kabupaten dan Kota Madya.
“Masyarakat harus dipahamkan bahwa sensus ini penting sebagai upaya pengumpulan data yang bermanfaat untuk pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, masyarakat diminta bersedia ikut berperan serta dan bekerja sama mensukseskan sensus ini. Apalagi isu hari ini adalah pentingnya big data, dan sensus merupakan bagian dari itu. Jadi, jangan sampai data yang sudah terkumpul nantinya sia-sia, artinya harus bisa dimanfaatkan secara maksimal dan terhubung dari pusat sampai daerah,” kata Gus Hilmy.
Pernyataan serupa juga disampaikan anggota DPD RI dari DIY lainnya yang menekankan pentingnya data agar tidak simpang siur antarlembaga, antarkementerian, dan dapat dijadikan rujukan utama. Selain itu, perlu adanya jaminan bahwa data yang sudah diunggah betul-betul aman.
Dalam pemaparannya, Kepala BPS DIY Heru Margono, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari anggota DPD RI dari DIY. Akan tetapi, dalam pelaksanaan SP online 2020 yang dimulai sejak 15 Fabruari hingga 31 Maret 2020 masih menemui kendala. Misalnya belum tersosialisasi secara optimal dan baru 2% yang mengisi data secara online dari seluruh wilayah DIY.
Atas kendala tersebut, Gus Hilmy meminta kepada BPS DIY untuk mengevaluasi kinerjanya. Padahal pengguna Internet di Yogyakarta terhitung tinggi. Ia pun menyarankan untuk melakukan sosialisasi yang lebih masif dan melibatkan warga setempat bahkan artis.
“Ini perlu disosialisasikan lebih masif. Serangan udara perlu digencarkan lagi. Pada Sensus-sensus sebelumnya, ada jingle lagu khusus, iklan, dan kalau sekarang bisa dibuat meme-meme untuk media sosial. Kalau perlu melibatkan artis untuk membuat iklan. Kendala Internet saya kira sudah minim karena ujian nasional juga sudah menggunakan komputer dan online. Hampir semua orang juga sudah memiliki gadget,” kata Gus Hilmy.
Sementara untuk serangan darat, Gus Hilmy menyarankan untuk melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, RT, RW, dukuh, dan warga lokal agar data yang diperoleh betul-betul maksimal dan valid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 5.000 pelari meramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon 21K.
15 September 2026 memperingati Hari Demokrasi Internasional. Simak juga Hari Insinyur Sedunia dan Greenpeace Day.
Suahasil Nazara resmi jadi Menkeu menggantikan Purbaya. Simak gaji pokok, tunjangan, dana operasional, dan fasilitas menteri.
Leeds United menghajar Newcastle 4-1 dan naik ke posisi ketiga Premier League 2026/2027 dengan delapan poin dari empat laga.
Veda Ega Pratama mengoleksi 97 poin di Moto3 2026 dan hanya butuh 13 poin untuk melewati capaian 109 poin Ai Ogura.
Klasemen Liga Italia terbaru: Roma dan Inter sama-sama 12 poin, sedangkan Como naik ke posisi ketiga setelah menang atas Parma.