30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, BANTUL-Rumah sakit rujukan penanganan pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Bantul bertambah menjadi lima rumah sakit. Pemerintah Kabupaten Bantul berharap dengan adanya penambahan rumah sakit rujukan Covid-19 semakin cepan dalam menanggulangi wabah virus Corona tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan, Ti Wahyu Joko Santoso mengatakan kelima rumah sakit rujukan pasien Covid-19 adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Harjolukito, Rumah Sakit UII, dan Rumah Sakit Santa Elisabeth.
“Yang menentukan empat tambahan rumah sakit rujukan ini langsung dari provinsi,” kata Tri Wahyu alias dokter Oky, Kamis (19/3/2020).
Oky mengatakan rujukan utama tetap melalui RSUD Panembahan Sneopati Bantul, namun jika sudah tidak dapat menampung bisa dirujuk keempat rumah sakit lainnya yang sudah ditunjuk. Disinggung soal kapasitas tempat tidur pasien termasuk ruang isolasi pasien Covid-19? Oky mengaku masih mendatanya.
Informasi kapasitas tempa tidur pasien akan dia sampaikan setelah mendapat laporan dari lima rumah sakit rujukan, “Sementara yang diketahui di Rumah Sakit Panembahan Senopati ada empat ruang [isolasi], Rumah Sakit PKU Bantul dua ruang [isolasi] dan akan ditambah bila dibutuhkan,” ujar Oky.
Sementara kapsitas tempat tidur pasien umum secara keseluruhan di RSUD Panembahan Senopati sebanyak 312 tempat tidur. Manajer Pemasaran PKU Muhammadiyah Bantul, Wahyu Priyono membenarkan di rumah sakitnya sekarang dapat menangani pasien Covid-19. “PKU Bantul jadi rujukan Covid jika RSUD penuh,” kata dia. Sementara kapasitas tempat tidur yang dimiliki sebanyak 145 tempat tidur dan dua ruang isolasi.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bantul per 19 Maret pukul 14.00 WIB terdapat enam orang pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19. Keenam orang tersebut menjalani rawat inap dan dua di antaranya sudah diperbolehkan pulang setelah hasil pemeriksaan negatif. [3 orang] PDP yang sedang dirawat ada di RSUD Panembahan Senopati Bantul dan PKU Muhammadiyah Bantul,” kata Juri Bucara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Tri Wahyu Joko Santoso.
Sementara orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 41 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Inflasi Gunungkidul September 2026 mencapai 0,24%. Beras dan cabai rawit menjadi komoditas penyumbang terbesar inflasi.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar