HIPMI Syariah dan BWI DIY Jajaki Kolaborasi Wakaf Produktif
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Penumpang yang mengenakan masker terlihat di area menunggu kereta ke Wuhan di Stasiun Kereta Api Barat Beijing, menjelang Tahun Baru Imlek China, di Beijing, 20 Januari 2020. - REUTERS / Stringer
Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak 12 kecamatan di Bantul diduga telah terpapar corona karena ditemukan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien positif Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso atau yang biasa disapa dokter Oky, menyatakan jumlah ODP di Bantul sampai Jumat (20/3/2020) ini tercatat 39 orang.
Adapun PDP dan ODP ini tersebar di 12 kecamatan di Bantul, yakni Banguntapan, Bambanglipuro, Jetis, Dlingo, Bantul, Sewon, Kasihan, Piyungan, Pleret, Srandakan, Pandak, dan Pundong.
Artinya hampir seluruh kecamatan di Bantul (yakni 17 kecamatan diduga telah terpapar Covid-19).
Namun Oky memastikan 12 kecamatan tersebut bukan berarti zona merah melainkan lokasi ODP dan PDP. Ia menyatakan semua warga Bantul yang diperiksa terkait Covid-19 ini berawal dari luar daerah sehingga penularan langsung di Bantul sampai saat ini belum ada.
"Semua PDP yang tercatat yang dirawat dan asli warga Bantu riwayatnya impor dari luar Bantul bahkan luar DIY. Seperti ada yang dari Bekasi, Jakarta, Bogor, dan pulang Umrah," kata Oky, Jumat.
"Sebanyak 12 kecamatan itu bukan wilayah terjangkit. Dibilang terjangkit itu kalau sudah ada transmisi lokal atau penularan lokal, ini belum," imbuh Oky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Lolos SNBT 2026? Berikut panduan lengkap daftar ulang ke PTN, mulai dari rincian dokumen yang harus disiapkan hingga tahapan prosesnya.
Dua insiden pelajar terjadi di Jogja, mulai pelemparan sekolah hingga remaja membawa sajam. Polisi masih menyelidiki motif kejadian.
Belum lolos UTBK SNBT 2026? Jangan panik. Simak enam langkah strategis, mulai dari jalur mandiri PTN hingga beasiswa, untuk tetap melanjutkan kuliah.
Gotong Royong dan Upcycling Plastik, SDN Susukan Wujudkan Taman Sekolah Ramah Lingkungan
Klinik KDMP pertama di DIY resmi beroperasi di Tamanmartani, Sleman. Klinik ini masih harus melalui akreditasi sebelum melayani BPJS.