Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, SLEMAN--Pelaksanaan Pilkada Serentak pada September 2020 akhirnya disepakati untuk ditunda. Penundaan tersebut diputuskan setelah ada kesepakatan antara DPR RI, Pemerintah Pusat dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Senin (30/3/2020) malam.
Meskipun begitu, Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan penundaan pelaksanaan pilkada salah satunya didasarkan perkembangan dari pandemi virus Corona yang terjadi saat ini. KPU, katanya, tentu sepakat untuk ikut mencegah penyebaran virus Covid-19.
Hingga kini, KPU Sleman masih menunggu surat arahan atau instruksi dari KPU RI terkait dengan keputusan penundaan Pilkada 2020. Termasuk rencana penerbitan Perppu sebagai kebijakan dari penundaan pelaksaan Pilkada.
"Kami masih menunggu instruksi dari KPU RI. Bagaimana bentuk penundaan dalam Perppu dan mekanismenya, ini yang masih kami tunggu," kata Trapsi saat dihubungi, Selasa (31/3/2020).
Dia menjelaskan sejak pandemi Covid-19, KPU Sleman juga sudah menunda sejumlah tahapan pelaksanaan pilkada. Di antaranya adalah pelantikan PPS dan masa kerja PPS; proses verifikasi calon perseorangan; pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP); dan juga proses pemutakhiran data pemilih.
"Penundaan tahapan pemilihan tersebut kami lakukan bagian dari respons KPU untuk melakukan pencegahan penularan Covid 19," katanya.
Trapsi mengatakan penundaan tahapan pelaksanaan pemilihan tersebut dilakukan karena salah satu kegiatannya harus melakukan data pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih. KPU Sleman bahkan membutuhkan ribuan PPDP untuk diterjunkan ke lapangan.
Aktivitas tersebut tentunya tidak sejalan dengan upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. "Untuk tahapan pemutakhiran data pemilih, kan harus dilakukan coklit. Coklit ini harus terjun ke lapangan untuk pencocokan data. Tapi kita tidak mungkin menerjunkan sekitar 1.500 petugas PPDP ke lapangan," kata dia.
Trapsi berharap penundaan pelaksanaan pilkada tersebut bisa dipahami oleh bakal calon bupati dan wakil bupati, partai-partai politik dan juga masyarakat pemilih. Kebijakan tersebut diputusakan semata-mata demi memutus penyebaran virus Covid-19. "Bagi para bakal calon jaga kesehatan. Bagi parpol saya rasa ini keputusan yang harus bisa diterima termasuk juga oleh masyarakat demi kebaikan bersama," harap Trapsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.