Update Harga Emas 31 Mei 2026, UBS-Antam-Galeri24 Kompak Menguat
Harga emas hari ini di Pegadaian naik. Antam tembus Rp2,91 juta per gram, UBS dan Galeri24 juga menguat.
Karyawan Alfamidi Jogja memberikan makan siang bagi driver Ojol yang terdampak pandemi virus Corona, Senin (30/3/2020)./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Dampak sosial dari pandemi virus Corona harus menjadi perhatian semua pihak. Banyak masyarakat kehilangan mata pencarian sehingga perlu mendapat bantuan.
Kepala Cabang Alfamidi Jateng-DIY Widodo mengatakan untuk membantu dampak sosial dari pandemi Corona pihaknya bergerak untuk membantu masyarakat. Salah satunya kepada driver ojek online. Selain memberikan makan siang bagi ojek online, Alfamidi juga menyiapkan bingkisan kebutuhan untuk 500 pengemudi ojek online.
Dengan adanya pembatasan jam kerja dan social distancing, katanya, hal itu memengaruhi pemasukan para driver ojol. Untuk meringankan beban mereka, pihaknya pun membantu meringankan beban mereka dengan menu makan siang.
"Ini bagian dari upaya kami mencegah penyebaran virus Covid-19 dan juga membantu masyarakat yang terdampak langsung dengan pandemi ini," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (31/3/2020).
Untuk tetap memberikan perlindungan dari penyebaran virus Covid-19, Alfamidi juga membagikan hand sanitizer kepada masyarakat di sejumlah perempatan di wilayah Jogja. Bersama BPBD Kota Jogja, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di enam masjid seperti Masjid Baciro, Masjid Mataram dan lokasi halte-halte Transjogja.
"Kami membantu penyemprotan disinfektan untuk fasilitas-fasilitas umum dengan menggandeng BPBD Jogja. Ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dari pandemi virus Corona saat melakukan aktivitas di ruang publik," katanya.
Analis Mitigasi Bencana BPBD Kota Jogja Retno Rahayu mengatakan saat ini belum semua fasiltas publik yang mampu disemprot dengan cairan disinfektan. Pihaknya baru melakukan penyemprotan di sekitar 30% fasilitas publik di Jogja. Namun jika ditambah dengan penyemprotan mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, ada sekitar 70% wilayah di Jogja yang sudah disemprot cairan itu.
Hingga kini, beberapa fasilitas umum seperti sekolah-sekolah belum dilakukan penyemprotan disinfektan karena keterbatasan tenaga. "Penyemprotan disinfeksi efektif dilakukan 12 jam sekali. Mulai jam 10.00 sampai jam 14.00. Tapi kemampuan kami setiap hari hanya bisa menyemprotkan sekali sehari di beberapa titik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas hari ini di Pegadaian naik. Antam tembus Rp2,91 juta per gram, UBS dan Galeri24 juga menguat.
DPR RI serahkan proses hukum eks Kepala BGN ke aparat, usai pencopotan oleh Presiden Prabowo dan penggeledahan Kejagung.
Realisasi belanja negara DIY hingga April 2026 capai Rp6,21 triliun, dukung MBG, KUR, pendidikan, dan perumahan.
Mobil terbaik untuk taksi online 2026, mulai dari Daihatsu Sigra, Toyota Avanza hingga Suzuki Ertiga Hybrid yang irit dan nyaman.
Nanik Sudaryati Deyang ditunjuk menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan harta kekayaannya.
Dinpar Bantul memperketat pengawasan kebersihan dan harga di destinasi wisata. Kunjungan wisatawan selama libur panjang mencapai 32.000 orang.