Kasus Bayi Dibuang di Semin Terungkap dari Ceceran Darah, Begini Kronologinya
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal dunia di Gunungkidul bertambah menjadi delapan orang. Kematian PDP terbaru berasal dari Kecamatan Semanu.
“Ada delapan yang meninggal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, Senin (13/4/2020).
Menurut dia, selain satu kasus di Semanu, kematian PDP tersebar di Kecamatan Ponjong tiga orang, serta Wonosari dan Karangmojo masing-masing dua orang. Dewi mengatakan mayoritas PDP yang meninggal berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit bawaan seperti jantung dan diabetes militus.
Di Gunungkidul, total hingga saat ini ada sebanyak 921 orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, dengan dua orang masih menjalani perawatan. Adapun PDP berjumlah 43 orang. Enam pasien masih dirawat di rumah sakit.
“Pasien positif Covid-19 ada dua orang. Pengambilan spesimen ada 20 kasus dengan hasil 13 negatif dan lima lainnya masih dalam proses uji lab,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Harga Pertamax diproyeksikan sulit turun hingga akhir 2026. Ekonom memperkirakan harga bisa turun sekitar Rp1.500 per liter.
Gibran memastikan pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana Sumut mulai September 2026 agar mendapat hunian layak dan aman.
Sapi milik warga Panggang, Gunungkidul, ditemukan mati di ladang. Bagian paha hilang dan polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Upaya penanganan kemiskinan secara terpadu yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuai berbagai apresiasi dari berbagai pihak.
Menpora Erick Thohir meminta tim bulu tangkis Indonesia fokus menghadapi Asian Games 2026 dengan target emas beregu putra.