Libur MBG Picu Harga Telur dan Ayam di Gunungkidul Turun
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal dunia di Gunungkidul bertambah menjadi delapan orang. Kematian PDP terbaru berasal dari Kecamatan Semanu.
“Ada delapan yang meninggal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, Senin (13/4/2020).
Menurut dia, selain satu kasus di Semanu, kematian PDP tersebar di Kecamatan Ponjong tiga orang, serta Wonosari dan Karangmojo masing-masing dua orang. Dewi mengatakan mayoritas PDP yang meninggal berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit bawaan seperti jantung dan diabetes militus.
Di Gunungkidul, total hingga saat ini ada sebanyak 921 orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, dengan dua orang masih menjalani perawatan. Adapun PDP berjumlah 43 orang. Enam pasien masih dirawat di rumah sakit.
“Pasien positif Covid-19 ada dua orang. Pengambilan spesimen ada 20 kasus dengan hasil 13 negatif dan lima lainnya masih dalam proses uji lab,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Presiden Prabowo Subianto minta birokrat, TNI, Polri, dan jaksa introspeksi. Tegaskan aparatur negara milik rakyat dan korupsi tidak boleh dibiarkan.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Baru Dua Bulan Lulus, 89,74% Lulusan SMK-SMTI Yogyakarta Terserap Industri, Mayoritas Sudah Bekerja Sebelum Wisuda
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY membidik sekitar 200 titik di wilayah DIY untuk menggelar program bedah buku secara masif