IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Foto ilustrasi. /Ist-Everypixel
Harianjogja.com, BANTUL—Responden yang mengisi formulir Sensus Penduduk secara online di Bantul masih sangat minim. Dari total 304.422 keluarga di Bantul, tercatat baru 35.153 (11,55%) yang sudah menuntaskan pengisian sensus penduduk.
Kepala Seksi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Bantul, Yuni Pamungkas mengatakan saat pandemi, pengisian sensus penduduk secara online seharusnya bisa jadi solusi. Sayangnya memang hingga Senin (20/4/2020), jumlah responden yang merampungkan pengisan sensus baru 11,55%.
Rendahnya angka responden sensus penduduk, kata dia, disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat akan fungsi sensus. Banyak dari warga yang masih saling menunggu tetangganya.
Ada pula yang memilih menunggu petugas sensus melakukan wawancara langsung di rumahnya.
“Belum lagi sebagian masyarakat juga terbilang masih kesulitan mengakses Internet, baik karena ketiadaan perangkat seperti ponsel atau komputer pribadi, maupun faktor geografis yang menyebabkan daerah tersebut kesulitan menjangkau sinyal,” ucap Yuni, Senin.
Dari 17 kecamatan di Bantul, terang dia, Kecamatan Pundong adalah wilayah dengan persentase pengisian sensus penduduk terendah, yakni 5,44 % dari total 11.848 keluarga. Sementara Kecamatan Banguntapan menjadi wilayah dengan persentase pengisian sensus penduduk tertinggi yakni 16,66 % dari total 34.419 keluarga.
“Kendati begitu, angka kesuluruhan menunjukan rendahnya kesadaran masyarakat akan pengisian SPO. Banyak dari masyarakat yang masih menunda waktu untuk sensus online. Ada juga yang justru memilih menunggu petugas hingga mendatangi rumahnya,” ucap dia.
Tak hanya jadwal pengisian online yang diperpanjang, pandemi juga memaksa BPS Bantul memundurkan jadwal wawancara langsung yang awalnya dijadwalkan pada Juli. Akan tetapi lantaran adanya pandemi, kegiatan tersebut rencananya baru bisa dilakukan pada September mendatang.
“Jumlah petugasnya sendiri masih belum bisa dipastikan. Bergantung dari jumlah KK yang sudah mengisi sensus penduduk online,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.