Truk dan Bus Sinar Jaya Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, Sopir Tewas
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.
Ilustrasi pertanian /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, KULONPROGO - Sejumlah teknologi terus dikembangkan guna menggenjot produktivitas padi. Kali gini giliran Adaptasi Teknologi Spesifik Lokalita dijajal di salah satu wilayah di Girimulyo, Kulonprogo.
Panen raya dan ubinan padi kegiatan Adaptasi Teknologi Spesifik Lokalita diterapkan di Kelompok Tani Sumber Rejeki Dusun Tileng, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugraha yang dihubungi pada Selasa (21/4/2020) menjelaskan bahwa kegiatan Adaptasi Teknologi Spesifik Lokalita difasilitasi langsung oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta dan Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (UPTD BPSDMP) Yogyakarta.
Aris menjelaskan salah satu teknologi unggulan yang diadaptasi kepada petani yakni sistem tanam jajar legowo super dengan integrasi berbagai aplikasi benih, dekomposer, pemupukan, dan pengendalian organisme penggangu tanaman. Menggunakan VUB Inpari 43 Agritan yang memiliki ketahuan terhadap hawar daun bakteri, padi ditanam dalam pada jarak 12,5 cm x 25 cm dengan jarak antar legowo 40 cm.
Aris mengatakan dengan skema ini populasi tanaman padi per hektar menjadi lebih banyak. Dengan skema jajar legowo super dengan sisipan di setiap 25 cm, populasi yang diperoleh mencapai 213.333 rumpun per hektar. Jumlah tersebut lebih banyak bila dengan penanaman cara tegel, dimana jumlah populasi hanya mencapai 160.000 rumpun per hektar. "Terjadi penambahan populasi lebih banyak sebesar 33,3%," ujarnya.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pendoworejo, Sukiyanto menjelaskan tidak hanya penggunaan skema jajar legowo super, optimalisasi produksi juga dilakukan dengan penggunaan dekomposer dan pemupukan tepat guna. Dekomposer berperan dalam perombakan bahan organik dan mempercepat pengomposan jerami.
Tidak hanya mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, perlindungan tanaman dari organisme penggangu tanaman juga dilakukan dengan penanaman refugia dan pengamatan organisme penggangu tanaman secara rutin.
Sukiyanto menjelaskan tanaman refugia digunakan sebagai tempat hidup musuh alami hama wereng dan penggerek batang. Oleh karenanya di sekitar lahan persawahan ditanam refugia.
Kombinasi jajar legowo dengan berbagai aplikasi pemupukan dan pengendalian organisme penggangu tanaman terbukti mampu meningkatkan produktivitas padi. Aris menjelaskan, hasil panen yang dilakukan Kelompok Tani Sumber Rejeki Dusun Tileng pada Senin (20/4/2020) menghasilkan gabah sebanyak 8,29 ton/hektar. Jumlah tersebut jauh dengan rata-rata panen cara konvensional yang hanya mencapai 6,5 ton per/hektar.
Hasil ini membuat Aris merekomendasikan kombinasi jajar legowo dengan kombinasi berbagai aplikasi pemupukan dan pengendalian organisme penggangu tanaman kepada petani Kulonprogo. "Harapannya teknik jajar legowo super dengan integrasi beragam aplikasi ini bisa direplikasi oleh seluruh petani Kulonprogo agar bisa meningkatkan produksi beras," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.
Dimas Drajad mencetak dua gol dalam kemenangan PSS Sleman 6-0 atas PSGC Ciamis pada laga perdana I.League Cup 2026/2027.
Pemenuhan hak pendidikan bagi kelompok minoritas di Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan. Mulai dari tidak tersedianya guru agama dan kepercayaan
Kadiv TIK Polri Irjen Slamet Uliandi menjadi tersangka kasus penyadapan ilegal. Ia diduga memberi akses untuk menghapus riwayat penyadapan.
Gunung Bromo erupsi pada Kamis petang dengan kolom abu 500 meter. Status masih Waspada, masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati kawah
Polda Metro Jaya menyiapkan hotline POLIRAN di 08131301994 untuk memantau proses pencarian kerja, pelatihan, dan seleksi kerja.