Influenza A Belum Ditemukan di Bantul, Warga Diminta Tetap Waspada
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
30 hektare lahan pertanian di Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, kembali terdampak genangan air laut. Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Sekitar 30 hektare lahan pertanian di Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Bantul, terdampak genangan air laut akibat aliran Sungai Opak yang tersumbat. Sebagian lahan telah dipanen, tetapi sejumlah tanaman padi masih terendam.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, mengatakan luas lahan pertanian yang terdampak mencapai sekitar 30 hektare. Namun, kondisi tanaman di setiap lahan berbeda karena sebagian petani sudah menyelesaikan panen.
“Tiga puluhan hektare itu. Tapi sebagian itu sudah dipanen,” kata Joko saat ditemui, Kamis (15/10/2026).
Menurut Joko, sebagian besar lahan yang terdampak merupakan sawah dengan tanaman padi yang telah memasuki masa panen. Karena itu, luas area yang tergenang tidak serta-merta menunjukkan seluruh tanaman mengalami kerusakan atau kehilangan hasil panen.
“Sebagian besar itu sudah dipanen, tadi pagi warga juga gotong royong membuka sumbatan, semoga hari ini bisa teratasi,” ujarnya.
Meski sebagian lahan telah dipanen, masih ada tanaman padi yang terendam. Joko mengatakan sebagian padi yang sudah tua masih memungkinkan untuk dipanen.
“Sebagian padi tua yang terendam dan masih bisa dipanen,” katanya.
Genangan terjadi ketika aliran air di kawasan Sungai Opak belum kembali lancar. Air yang tidak mengalir dengan baik menuju laut kemudian menggenangi lahan pertanian di sekitarnya.
Kondisi tersebut membuat dampak terhadap pertanian perlu dilihat berdasarkan keadaan masing-masing lahan. Sawah yang sudah dipanen memiliki kondisi berbeda dengan lahan yang masih ditanami padi dan menunggu waktu panen.
Pada tanaman yang belum dipanen, genangan yang bertahan lama berpotensi mengganggu proses pemanenan. Namun, tingkat kerusakan tanaman maupun potensi kehilangan hasil panen belum dirinci dalam keterangan DKPP Bantul.
DKPP Bantul Koordinasi dengan BBWSSO
Untuk mengatasi genangan, DKPP Bantul berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) agar menurunkan alat berat. Peralatan tersebut dibutuhkan untuk membuka sumbatan yang menghambat aliran air di muara Sungai Opak.
Joko mengatakan koordinasi telah dilakukan agar penanganan genangan dapat segera dilaksanakan. Upaya pembukaan sumbatan juga dilakukan warga melalui kegiatan gotong royong.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak untuk menurunkan alat berat guna membuka sumbatan di muara Sungai Opak,” ujarnya.
Pembukaan sumbatan diharapkan dapat memperlancar aliran air sehingga genangan di area pertanian Tirtohargo bisa diatasi. Sementara itu, kondisi tanaman padi yang masih terendam perlu diperhatikan, terutama pada lahan yang belum selesai dipanen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Putri KW lolos ke perempat final Denmark Open 2026 setelah mengalahkan Huang Yu-Hsun 21-19, 21-8. Berikut tantangannya melawan Wang Zhi Yi.
Erling Haaland melewati rekor Sergio Aguero sebagai pencetak gol terbanyak Manchester City di Liga Champions setelah mencetak dua gol ke gawang PSG.
Artikel ini membahas dinamika anggaran BPJS Kesehatan, tantangan pembiayaan JKN, serta pentingnya transparansi, tata kelola yang baik.
BPBD Gunungkidul direncanakan naik dari Tipe B ke Tipe A melalui revisi perda kelembagaan yang dibahas Pemkab dan DPRD.
Jadwal bola 15-16 Oktober 2026 menyajikan Liga Europa, Liga Konferensi, serta Al-Ahli vs Al-Nassr. Cek daftar pertandingan dan jam kick-off WIB.