ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Nasdem, Subardi (tiga kanan) menyerahkan bantuan kepada warga./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - DPW Partai Nasdem Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) langsung gerak cepat dalam menyikapi persebaran virus Corona penyebab Covid-19. DPW Nasdem DIY bergerak di atas politik kemanusiaan.
Memasuki pekan ke delapan, wabah Corona di Indonesia kini menjelma menjadi tragedi kemanusiaan. Corona merenggut nyawa dan kehidupan. Namun yang tidak hilang dari tragedi ini adalah harapan. Melalui secercah harapan, DPW Nasdem DIY bergerak di atas politik kemanusiaan.
Awal bulan Maret 2020, segala pemberitaan nasional memuat kasus sebaran wabah Corona di berbagai belahan dunia. Saat itu sejumlah kasus Corona ditemukan di Italia, Iran, Korea Selatan dan kawasan Cina Daratan. Di Indonesia kasus pertama yang dikonfirmasi pemerintah terjadi pada 2 Maret 2020, saat dua warga Depok dirujuk di RS Sulianti Saroso, Jakarta Utara.
Di Jogja, anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Nasdem, Subardi tak butuh waktu lama merespons berita virus penyebab Covid-19 tersebut. Selang tiga hari, di tanggal 5 Maret 2020, Mbah Bardi, saapan akrab Subardi, langsung meninjau kesiapan fasilitas kesehatan di RSUP Dr Sardjito. Kunjungan ini membuatnya “gerah” karena fasilitas kesehatan hanya bertumpu pada RS milik pemerintah seperti RSUP Dr Sardjito dan RS Panembahan Senopati.
Ia pun mendorong pelibatan RS swasta. Alasannya, kota yang rentan terpapar Corona adalah kota yang berbasis wisata.
“Penanganan penyakit yang mewabah tidak cukup mengandalkan rumah sakit pemerintah. Rumah sakit swasta harus dilibatkan sehingga tercipta kolaborasi sebagai RS rujukan,” ujarnya Mbah Bardi baru-baru ini.
Gerak cepat Subardi berlanjut di tanggal 7 Maret 2020. Dia meninjau kawasan Malioboro yang merupakan episentrum pariwisata Jogja dengan jutaan pengunjung setiap harinya. “Saya mendesak adanya posko Corona di sini [Malioboro]. Bukan untuk menangani medis tetapi untuk sosialisasi, edukasi, dan persuasi serta informasi seputar protokol Corona agar semua paham bagaimana menjaga diri,” ungkap Subardi.
Apa daya, wabah Covid 19 kemudian menelan korban jiwa pada 24 Maret 20020. Guru Besar UGM yang riwayat perjalanan dari Jakarta, daerah zona merah Corona, menjadi korban jiwa pertama di Jogja.
Beberapa hari sebelum tercatat korban jiwa, Subardi selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem DIY menggerakkan perangkat organisasinya di lima kabupaten kota se-DIY. Fokus aksi adalah pencegahan, meliputi penyemprotan disinfektan, pembagian ribuan masker, dan pamflet info seputar pencegahan virus Corona.
Wilayah yang disasar antara lain tempat ibadah seperti masjid dan gereja, permukiman warga, jalan raya, hingga pasar tradisional. “Kami ingin upaya pencegahan disertai dengan penyadaran sosial. Jangan sampai jumlah pasien Corona bertambah,” jelas Subardi.
Sejak saat itu juga, lebih dari 500 kader Nasdem se-DIY bergerak. Aksi mereka selalu dalam pantauan praktisi kesehatan dan memegang aturan dalam protokol penanganan Corona. Setiap tim terdiri dari 3-5 orang yang dilengkapi alat pelindung diri. Tim ini bergerak mobile ke sejumlah titik di DIY.
Subardi sengaja merampingkan komposisi tim dan bergerak senyap agar tidak terjadi kerumunan massa. Bahkan, Subardi ikut turun langsung ke masyarakat sekadar untuk memberikan bantuan masker, hand sanitizer, disinfektan sekaligus alat penyemprotnya dan juga uang tunai kepada warga yang terdampak Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026