SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Foto ilustrasi./ Bisnis Indonesia-Rahmatullah
Harianjogja.com, BANTUL—Setiap perusahaan wajib menerapkan protokol kesehatan penularan virus Corona di lingkungan kerja. Untuk itu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul kian menggencarkan pemantauan ke sejumlah perusahaan di Bumi Projotamansari.
Kepala Satpol Pol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan pemantauan perusahaan sebenarnya sudah sudah dilakukan sejak ada keputusan Bupati Bantul tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19. Akan tetapi kini bakal lebih ditingkatkan, terutama setelah munculnya klaster besar baru, yakni di hypermarket Indogrosir, Kabupaten Sleman.
Yulius mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUKMP) dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Pasalnya saat ini masih ditemukan banyak perusahaan, baik berskala kecil maupun industri yang beroperasi pada masa pandemi ini.
Ada perusahaan yang tetap mempekerjakan semua karyawannya, ada yang merumahkan pekerja sebagian, dan ada juga perusahaan yang menerapkan pola sif atau sehari libur sehari masuk kerja. Sejauh ini diakuinya memang belum ada rekomendasi untuk meliburkan perusahaan kecuali sudah ada indikasi penularan Covid-19.
“Bidang pengamanan gugus penegakan hukum akan lebih mengintensipkan patroli dan pemantauan ke perusahaan untuk memastikan social distancing tetap dijalankan. Apalagi [angka pasien positif Covid-19] ini ada kenaikan yang signifikan,” kata Yulius, di sela-sela pengamanan penyaluran bantuan sosial tunai di Balai Desa Triwidadi, Pajangan, Bantul, Selasa (12/5/2020).
Yulius ingin memastikan semua protokol kesehatan dalam rangka meminimalkan penyebaran Covid-19 dijalankan oleh perusahaan, mulai dari penyediaan tempat cuci tangan yang cukup, menjaga jarak antarpekerja, cek suhu tubuh, selalu mengenakan masker, dan segera melaporkan jika ada karyawan yang sakit ke fasilitas kesehatan terdekat. “Harapannya manajemen mengawasi lebih ketat upaya protokol kesehatan suapaya jangan sampai jadi klaster terbaru [penularan Covid-19] seperti di Sleman,” ujar Yulius.
Sistem Sif
Kepala DKUKMP Bantul, Agus Sulistiyana mengatakan sejauh ini hampir semua perusahaan di Bantul sudah menerapkan protokol kesehatan, tetapi terkadang masih ada yang mulai lalai, “Kami akan keliling lagi ke perusahaan-perusahaan untuk mengingatkan dalam rangka mendisiplinkan itu,” kata Agus.
Jika dalam pantauannya ditemukan ada perusahaan dengan jumlah pekerja cukup banyak dan ruangannya tidak memenuhi syarat untuk menjalankan physical distancing, kata Agus, maka pihaknya akan menyarankan perusahaan untuk menerapkan sitem kerja sif seperti yang dijalankan aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
WNI tertentu kini bisa menggunakan eTA untuk ke Kanada tanpa visitor visa. Simak syarat, biaya, masa berlaku, dan cara mengajukan eTA.
Volkswagen recall 208.724 SUV di AS karena baut rak kemudi bisa korosi dan patah. Cek Tiguan, Atlas, dan Audi Q3 yang terdampak.
Erin Wartia resmi mengganti username Instagram menjadi @erintrygina setelah proses dengan Meta. Nama Taulany kini tak lagi digunakan.
Kaspersky menemukan ransomware Payload yang menyalahgunakan Group Policy Active Directory untuk menguasai komputer perusahaan tanpa mengenkripsi file.