Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Setelah sebelumnya smepat nihil laporan kasus positif Covid-19 selama dua hari, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY kembali melaporkan penambahan kasus positif baru sebanyak dua kasus pada Rabu (27/5/2020).
Kabar baiknya, sebanyak tiga kasus dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium menyatakan negatif dua kali berturut-turut.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan dua kasus baru ini meliputi Kasus 229, perempuan 36 tahun warga Kota Jogja dan Kasus 230, perempuan 42 tahun warga Sleman. “Kasus 229 riwayat kontak dari Surabaya, kasus 230 masih dalam penelusuran,” katanya.
Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 49, perempuan 65 tahun warga Sleman; Kasus 94, laki-laki 65 tahun warga Sleman; dan Kasus 213, laki-laki 16 tahun warga Sleman. Dengan penambahan ini, total kasus positif menjadi 228 kasus dengan 135 kasus telah sembuh.
Sementara itu, total pasien yang dinyatakan negatif sebanyak 1.050 pasien, dan dalam proses laboratorium sebanyak 160 pasien. PDP yang masih dirawat sebanyak 160 pasien dari total 1.438 pasien. Sedangkan ODP total sebanyak 6.458 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.
Sekawan Limo 2 Gunung Klawih tembus 212 ribu penonton di hari pertama, catat rekor box office Indonesia 2026.
Ngecas mobil listrik semalaman aman berkat BMS, bahkan lebih baik untuk baterai dibanding fast charging menurut studi Geotab.