Hajatan FIFGROUP Sleman II Diserbu Pengunjung
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman menambah jumlah pasar tradisional yang akan digelar rapid rest. Dari sebelumnya 10 pasar menjadi 14 pasar.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan jumlah pedagang pasar tradisional yang akan menjalani rapid test bertambah. Jika sebelumnya terdapat sekitar 500 orang dari 10 pasar tradisional yang akan menjalani rapid test, maka jumlahnya ditambah menjadi 700 orang dengan 14 pasar yang menjadi sasaran.
Adapun pasar tradisional yang menjadi sasaran kegiatan rapid test, katanya, meliputi Pasar Prambanan, Pasar Condongcatur, Pasar Gamping, Pasar Godean dan Pasar Sleman 1. Selain itu Pasar Jangkang, Pasar Ngino, Pasar Cebongan, Pasar Colombo, Pasar Stan Maguwo, Pasar Tempel, Pasar Gentan, Pasar Nologaten dan Pasar Rejondani. "Pelaksanaannya akan dilakukan secara serempak pada 9 Juni pekan depan," kata Joko, Selasa (2/6/2020).
Menurut Joko, kebutuhan alat uji cepat pun sudah disiapkan sebelum kegiatan dilakukan. Setiap pasar, katanya, diambil sampel 50 orang sehingga kebutuhan RDT kits untuk 14 pasar tersebut sebanyak 1.400 RDT kits. "Untuk alatnya sudah ready, siap," katanya.
Menurut Joko, uji cepat di pasar-pasar tradisional tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan para pedagang termasuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Meskipun jauh hari sebelumnya para pedagang pasar diberikan edukasi dan penyuluhan terkiat protokol kesehatan, namun masih ada beberapa yang tidak menaati.
"Untuk jumlah paramedis yang kami siapkan di masing-masing pasar sebanyak 50 tenaga medis dan paramedis," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.