Urus Paspor Kini Bisa di Gunungkidul, Tak Perlu ke Kota Jogja
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Alat pelindung diri (APD). /Reuters
Harianjogja.com, WONOSARI – Tim Pakar DPRD Gunungkidul bekerjasama dengan alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan bantuan alat perlindungan diri (APD) kepada tim medis di RSUD Wonosari, Senin (8/6/2020). Bantuan ini sebagai bentuk partipasi dalam penanganan Covid-19 di Bumi Handayani.
Anggota tim pakar DPRD Gunungkidul, Bambang Adi Waluyo mengatakan ada 195 APD berupa baju hazmat yang diberikan ke RSUD Wonosari. Bantuan ini merupakan hasil kerjasama antara tim pakar dengan alumni UMY. “Mudah-mudahan bermanfaat dalam penanganan corona yang saat ini masih mewabah,” katanya, Senin (8/6/2020).
Bambang menjelaskan, bantuan diberikan karena melihat potensi penyebaran corona. Hingga saat ini, penularan masih terjadi sehingga tim medis masih membutuhkan APD saat menangani pasien positif corona. “Dengan APD maka kinerja tim medis bisa lebih optimal,” katanya.
Total hingga sekarang jumlah pasien positif di Gunungkidul ada 43 kasus. Dari jumlah itu, 35 orang dinyatakan sembuh, tujuh masih menjalani perawatan di rumah sakit dan satu pasien dinyatakan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Qhomemart Ring Road Timur mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Menjadi Pemuda di Zaman Tak Mudah