SMA dan SMK di Perbatasan Gunungkidul Kekurangan Siswa
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Ilustrasi/Antara-Umarul Faruq\n
Harianjogja.com, WONOSARI—Sebanyak 96 pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, menjalani tes cepat (rapid test) Corona, Rabu (10/6/2020). Total ada 96 pedagang yang diperiksa dan lima orang dinyatakan reaktif.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan tes cepat terhadap pedagang ini merupakan hasil penelusuran kasus pedagang ikan yang positif Covid-19 di Desa Bejiharjo, Karangmojo.
Menurut dia, ada 96 pedagang yang mengikuti tes. Lima orang dinyatakan reaktif. Meski demikian, kata Dewi, masyarakat tidak perlu khawatir karena pedagang yang reaktif belum tentu positif terinfeksi virus Corona. “Bagi yang negatif, nanti akan dites ulang. Pelaksanaannya dilakukan sepuluh hari setelah tes pertama,” ungkapnya.
Dewi mengatakan kluster pedagang ikan sudah memasuki penularan generasi ketiga. Penelusuran pun terus dilakukan. Selasa (9/6/2020), Dinas Kesehatan Gunungkidul menggelar rapid test untuk 78 warga yang menjalin kontak dengan pasien positif, tetapi semua dinayatakan negatif. “Kami terus lakukan penelusuran agar penularan tidak terus bertambah,” kataya.
Saat ini, sudah ada 44 kasus Covid-19 di Gunungkidul dengan rincian 36 orang dinyatakan sembuh, satu pasien meninggal dunia, dan tujuh pasien positif masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Logo HUT Ke-81 RI dipilih melalui pemungutan suara publik yang diikuti 68.569 peserta. Desain karya Fajar Novario menjadi pemenang.
Harga iPhone 15 di iBox turun pada Juli 2026. Simak spesifikasi, besaran penurunan, dan daftar harga terbaru seluruh seri iPhone.
Sidang dugaan suap Sudewa mengungkap kesaksian Ketua Kadin Kota Surakarta yang mengaku menyerahkan Rp125 juta melalui seorang perantara.
Penjualan seragam sekolah di Jogja melonjak menjelang tahun ajaran baru. Omzet toko mencapai Rp15 juta per hari seiring membludaknya pembeli.
Perempuan Bangsa DIY menggelar Muswil sebagai langkah awal konsolidasi organisasi dan penguatan kader untuk menghadapi Pemilu 2029.