Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus impor luar daerah belakangan mendominasi penambahan kasus positif Covid-19 di DIY.
Tim Perencanaan Data dan Analisis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Riris Andono Ahmad, menguturkan banyaknya kasus impor pada beberapa waktu terakhir bisa jadi dipengaruhi oleh dibukanya kembali transportasi seperti biasa sehingga meningkatkan mobilitas penduduk antardaerah.
BACA JUGA: Ini Sejumlah Klaster Besar Penularan Corona yang Selesai Ditelusuri Pemkab Sleman
Kendati demikian, menurutnya dengan banyaknya penemuan kasus impor menunjukkan sistem surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 cukup optimal. "Kalau kasus inpor ditemukan berarti sistem surveilans kita bekerja dengan baik," kata epidemiolog dari UGM itu, Selasa (23/6/2020).
Untuk menghadapi mobilitas antar daerah yang semakin tinggi, masyarakat bisa berperan dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. "Tetap jaga jarak, hindari kerumunan, pakai masker dan cuci tangan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur mulai dibangun di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah
KPK memeriksa Kadis PUPR dan anggota DPRD Kota Bengkulu sebagai saksi dugaan korupsi. Penyidikan terkait pengembangan OTT KPK di Bengkulu.
Cek harga emas Pegadaian hari ini, 26 Agustus 2026, untuk Antam, Galeri 24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback.
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Presiden Prabowo bertolak ke NTT untuk mengecek kondisi pengungsi dan penanganan gempa Flores serta memastikan bantuan terus disalurkan.