Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Upaya tes swab mandiri dilakuakn warga di Bantul untuk mendeteksi kemungkinan Covid-19.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menyatakan bahwa kasus konfirmasi positif virus corona baru atau Covid-19 dengan riwayat pelaku perjalanan dalam beberapa hari terakhir dilaporkan Gugus Tugas setelah mereka melakukan tes deteksi corona mandiri.
"Kita memang tidak bisa menjangkau semua, dan kebetulan kemarin setelah kasus COVID-19 di Bantul landai kita tidak melakukan RDT (rapid diagnostic test) massal karena kehabisan alat dan juga pada posisi landai," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja di Bantul, Selasa (23/6/2020).
Oleh karena itu, kata dia, para pelaku perjalanan di Bantul melakukan pemeriksaan rapid dan swab mandiri atau dengan biaya sendiri sebagai persyaratan untuk kembali melakukan perjalanan atau untuk membeli tiket naik transportasi jika hasil pemeriksaan dinyatakan negatif virus Corona.
BACA JUGA: Inisiatif Periksa Sendiri, Tiga Warga Sleman Terinfeksi Corona
"Jadi para pelaku perjalanan itu kalau pulang syaratnya harus rapid, harus swab dulu, di situlah kemudian kenapa mereka (pelaku perjalanan) yang terdeteksi dan kemudian diketahui positif, tentu kalau pelaku perjalanan yang lain tidak melakukan tidak bisa diketahui," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, Dinkes Bantul bersama Pemda DIY pada Selasa (23/6/2020) mulai melakukan tes swab massal bagi para pelaku perjalanan sebanyak 200 orang, guna mencari tahu dan menguji kondisi kesehatan para warga yang punya riwayat perjalanan dari daerah dengan transmisi lokal virus corona.
"Makanya hari ini dan seminggu ke depan melakukan tes baik rapid massal kepada para pedagang dan karyawan ritel maupun grosir maupun swab massal bagi pelaku perjalanan, supaya kita ketahui apa yang sebenarnya terjadi di masyarakat," katanya.
Agus mengatakan, jika memang nanti hasil pemeriksaan swab terhadap pelaku perjalanan yang saat ini masih banyak beredar di masyarakat menunjukkan positif, maka Dinas Kesehatan bisa segera mengisolasi dan membatasi pergerakannya agar tidak terjadi penularan di masyarakat.
Terkait kasus COVID-19 di Bantul dalam sepekan terakhir terjadi penambahan dua kasus positif dengan riwayat perjalanan dari luar DIY, yaitu seorang laki-laki 56 tahun riwayat perjalanan Jakarta pada 17 Juni dan satu orang laki-laki berusia 43 tahun riwayat akan kembali bekerja ke Sulawesi pada 21 Juni.
Sementara total kasus positif COVID-19 di Bantul yang diupdate Gugus Tugas Bantul per 23 Juni 2020 berjumlah 68 orang, pasien sembuh berjumlah 58 orang, pasien positif meninggal dua orang, sehingga pasien positif yang masih menjalani rawat inap saat ini berjumlah delapan orang.
Untuk diketahui penambahan kasus positif Covid-19 di Sleman yang dilaporkan Pemda DIY pada Selasa (23/6/2020) juga terjadi setelah ada tes mandiri dari warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Pemkab Pekalongan meminta mitra MBG patuh SOP, menjaga keamanan pangan, dan memperbesar penyerapan produk lokal dari petani hingga nelayan.
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026. Investasi asing dan produksi pabrik menjadi pendorong utama pertumbuhan.
Harga kakao dunia kembali naik pada 2026. Petani masih terkendala produktivitas, sementara industri Indonesia bergantung pada impor biji kakao.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.