Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kembali mengumumkan penambahan kasus positif sebanyak tiga kasus pada Selasa (23/6/2020). Sementara tidak ada kasus sembuh dilaporkan.
Tiga kasus yang dilaporkan itu merupakan warga Sleman.
BACA JUGA: 700 Pedagang di Pasar Bantul Bakal Jalani Rapid Test
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus meliputi Kasus 291, laki-laki 65 tahun warga Sleman; Kasus 292, laki-laki 64 tahun warga Sleman; dan Kasus 293, laki-laki 24 tahun warga Sleman.
Ketiganya diketahui positif setelah melakukan pemeriksaan mandiri di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19. Saat ini, Dinas Kesehatan Sleman tengah mentracing kontak kasus tersebut. "Ketiganya kondisi OTG [orang tanpa gejala] dan dirawat inap," katanya.
Lappran ini dari hasil pemeriksaan pada 147 sampel dari 127 orang. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 291 kasus, dengan 238 kasus telah sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
KPK menduga rumah milik Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul menggunakan nama orang lain sehingga tidak tercatat dalam LHKPN.
Seorang pria 61 tahun ditemukan meninggal di Sungai Bedog, Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan, korban diduga punya riwayat epilepsi.
Sebanyak 2.663 ASN Jawa Barat terindikasi judi online. Pemprov Jabar siapkan sanksi mulai pembinaan hingga pemecatan.
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.