Kalurahan di Gunungkidul Wajib Sisihkan Dana Desa untuk Padat Karya
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Kesehatan Gunungkidul mengumumkan tambahan satu pasien Covid-19 sembuh. Kasus sembuh ini berasal dari tenaga kesehatan asal Kecamatan Patuk yang dirawat di RSUP Sardjito. Adapun jumlah total pasien sembuh mencapai 47 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, di Gunungkidul sejak beberapa hari lalu sudah tidak ada penambahan kasus positif corona. Namun sebaliknya, jumlah pasien sembuh terus bertambah. “Hari ini ada tambahan satu pasien sembuh sehingga jumlahnya ada 47 orang,” kata Dewi, Rabu (24/6/2020).
Adapun pasien sembuh merupakan tenaga kesehatan asal Kecamatan Patuk. Selama ini, pasien tersebut dirawat di RSUP Sardjito sejak 21 Mei lalu. Jika melihat data, kata Dewi, tenaga kesehatan ini merupakan pasien terlama yang dirawat karena lainnya kurang dari satu bulan dinyatakan sembuh. “Ini sudah dirawat lebih dari satu bulan, tapi akhirnya sudah sembuh,” katanya.
Disinggung mengenai berapa kali dilakukan tes swab, Dewi mengakui tidak tahu menahu karena penanganan di RSUP Sardjito. “Yang tahu sana [Sardjito], karena kami tidak menangani. Yang pasti lebih dari dua kali karena untuk dinyatakan sembuh harus lewat dua kali dengan hasil negatif,” katanya.
Ditambahkannya, total kasus positif Covid-19 di Gunungkidul ada 50 orang. Adapun pasien yang sembuh ada 47 orang, sedangkan dua orang lainnya masih menjalani perawatan. “Satu kasus positif dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.
Meski jumlah pasien sembuh terus bertambah, namun Dewi mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Ia berharap, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terus diterapkan. “Kita juga terus berupaya melakukan tracing dengan rapid test. Ini dilakukan untuk antisipasi, apalagi di lapangan masih ada warga yang tidak disiplin terhadap protokol kesehatan,” imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
IHSG naik 2,07% ke 6.007,65 dipimpin saham DSSA, AMMN, dan BBCA dengan kapitalisasi pasar tembus Rp10.547 triliun.
Aksi demo di Bundaran HI dan DPR/MPR ganggu rute Transjakarta, sejumlah koridor dialihkan dan dihentikan sementara.
Rupiah menguat ke Rp17.865 per dolar AS didorong sentimen damai AS-Iran dan stabilitas domestik jelang rapat BI.
Ekonom ingatkan risiko pergeseran ke BBM subsidi usai Pertamax naik. Pemerintah diminta jaga subsidi tepat sasaran.
KPK menyita Rp59 juta dan uang asing dari rumah Silmy Karim serta meluruskan isu viral terkait barang bukti OTT imigrasi.